Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyusun peta jalan atau roadmap strategis untuk mengembalikan kejayaan sektor kelautan Indonesia. Terdapat lima rencana utama dalam roadmap KKP yang akan menjadi panduan jangka panjang.
Dalam wawancara eksklusif dengan detikcom di program Jejak Pradana, Trenggono menyoroti sejarah kejayaan perikanan tangkap Indonesia seperti di Bagan-Siapiapi (Riau) dan Pekalongan (Jawa Tengah) yang kini hanya menjadi kenangan. Berdasarkan studi banding ke berbagai negara maritim seperti Jepang, Norwegia, Kanada, dan Australia, KKP merancang lima kebijakan utama.
Lima Pilar Roadmap KKP untuk Kejayaan Laut Indonesia
1. Pengembangan Sektor Kelautan Strategis
Sektor kelautan dinilai memiliki manfaat besar bagi nelayan dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Posisi geografis Indonesia yang strategis juga memberikan kontribusi signifikan bagi dunia.
2. Penangkapan Ikan Berkelanjutan
KKP akan mengoptimalkan pengelolaan penangkapan di laut untuk mencegah overfishing dan menjaga keseimbangan ekosistem laut.
3. Penguatan Budidaya Perikanan
Menyikapi peningkatan kebutuhan protein dunia yang diprediksi mencapai 70% pada 2050, budidaya perikanan akan menjadi fokus pengembangan untuk ketahanan pangan.
4. Minimalisasi Pelanggaran Laut
KKP memperkuat pengawasan dan perlindungan laut Indonesia dari berbagai ancaman, termasuk degradasi pesisir akibat marine tourism dan reklamasi properti.
5. Penanganan Sampah Laut dan Mikroplastik
Melalui kolaborasi dengan kementerian/lembaga terkait, KKP menggalakkan pembersihan sampah plastik di laut dan mengajak partisipasi nelayan dalam menjaga kebersihan laut.
Trenggono menekankan bahwa roadmap ini menjadi pedoman penting untuk menjaga keseimbangan ekologi laut Indonesia secara berkelanjutan. Ruang konservasi menjadi elemen kritis yang harus dilindungi dalam implementasi kebijakan kelautan nasional.
Program Jejak Pradana menampilkan perjalanan dedikasi pemangku kepentingan dalam memajukan Indonesia. Saksikan konten lengkapnya di detik.com/jejak-pradana
Artikel Terkait
Kopilot Maskapai Malaysia Diringkus di Bandara Soekarno-Hatta Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi
Mendag Pastikan Pemasangan Pagar Besi di Mal Jakarta dan Surabaya Tak Terkait Isu Keamanan
Rusli Prihatevy Kembali Pimpin Golkar Kota Bogor Secara Aklamasi, Target 10-11 Kursi Legislatif
Kemenkes dan Enesis Gaet Sekolah Cegah DBD, Anak Usia 5-14 Tahun Catat Angka Kematian Tertinggi