Khozinudin kemudian menyampaikan kalimat penegas: "Ada pejuang ada pecundang."
Ajakan Introspeksi: Jangan Berjuang Cari Pamrih
Lebih lanjut, kuasa hukum itu menyatakan bahwa langkah kedua tersangka itu justru harus dijadikan bahan introspeksi bagi semua pihak. Ia mengingatkan agar perjuangan tidak dilandasi oleh kepentingan materi atau pujian.
"Jangan berjuang mencari pamrih materi, baik pujian, harta, kedudukan, hingga dianggap sebagai pahlawan," pesan Ahmad Khozinudin menutup pernyataannya.
Pertemuan Eggi dan Damai dengan Jokowi ini menjadi sorotan publik, menandai perkembangan baru dalam kasus hukum yang melibatkan mereka sebagai tersangka pencemaran nama baik.
Artikel Terkait
Megawati Institute Resmi Berdiri: Ketua Umum PDIP Resmikan Think Tank di HUT ke-53 Partai
Pertemuan Jokowi dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di Solo Dikonfirmasi Sekjen ReJo
Megawati Tiba di Rakernas PDIP 2026 Didampingi Prananda Prabowo: Tema Satyam Eva Jayate
Eggi Sudjana Minta Pencabutan Cekal Usai Temui Jokowi: Alasan & Perkembangan Kasus Terbaru