PAN Dorong JK Sampaikan Kritik Langsung ke Prabowo di Istana

- Sabtu, 11 April 2026 | 02:25 WIB
PAN Dorong JK Sampaikan Kritik Langsung ke Prabowo di Istana

PARADAPOS.COM - Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, mendorong mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menyampaikan saran dan kritiknya kepada Presiden Prabowo Subianto secara langsung di Istana. Seruan ini disampaikan Saleh di Jakarta pada Sabtu, 11 April 2026, dengan alasan bahwa komunikasi tatap muka dinilai lebih efektif dan konstruktif, terutama mengingat pengalaman luas JK di bidang politik, bisnis, dan birokrasi.

Keterbukaan Presiden Prabowo Menjadi Landasan

Saleh Partaonan Daulay mengawali pandangannya dengan menyoroti sikap kepemimpinan Presiden Prabowo. Menurut politisi PAN itu, Prabowo dikenal sebagai sosok yang terbuka dan rendah hati, terbukti dengan rutinnya ia mengundang berbagai kalangan ke Istana untuk berdialog. Pertemuan-pertemuan itu tidak hanya dihadiri oleh pejabat, tetapi juga melibatkan ulama, akademisi, jurnalis, dan aktivis masyarakat.

Yang menarik, diskusi-diskusi tersebut kerap disiarkan secara terbuka, memberikan kesempatan bagi publik untuk menyimak langsung proses pemerintahan. Pola komunikasi seperti ini, kata Saleh, menunjukkan komitmen pemerintah untuk merangkul semua komponen bangsa dalam membangun negeri.

Pentingnya Dialog Langsung bagi Tokoh Senior

Dalam konteks keterbukaan itu, Saleh menilai sudah selayaknya Jusuf Kalla memanfaatkan akses langsungnya. Ia menekankan bahwa JK bukanlah tokoh biasa, melainkan seorang negarawan senior dengan rekam jejak yang mumpuni di kancah nasional dan internasional. Pengalamannya yang mendalam dianggap sebagai aset berharga yang dapat menyumbang perspektif strategis bagi pemerintahan saat ini.

Saleh meyakini bahwa Presiden Prabowo akan menyambut baik kedatangan JK. Faktanya, JK sendiri termasuk dalam daftar tokoh yang kerap mendapat undangan ke Istana.

“Ini menandakan kerendahan hati Prabowo untuk selalu bersama dengan seluruh komponen masyarakat dalam menata pembangunan ke depan,” jelas Saleh kepada wartawan.

“Kalau Pak JK singgah di Istana, semua orang berharap agar beliau menyampaikan saran, masukan, dan kritik konstruktif secara langsung,” tambahnya.

Efektivitas Komunikasi di Balik Pintu Tertutup

Lebih lanjut, Saleh menggarisbawahi perbedaan signifikan antara menyampaikan pendapat melalui media dan melakukannya dalam forum tertutup yang khidmat. Bagi tokoh sekaliber Jusuf Kalla, menyampaikan kritik secara empat mata di Istana dinilainya jauh lebih efektif dan tepat guna dibandingkan melalui pernyataan di media sosial atau wawancara pers.

Pendekatan langsung, menurutnya, meminimalisir risiko salah tafsir dan memungkinkan terjadinya diskusi yang lebih mendalam dan solutif. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap institusi kepresidenan sekaligus cerminan dari kedewasaan berpolitik.

Penghormatan terhadap Komitmen JK

Mengakhiri pernyataannya, Saleh Partaonan Daulay kembali menegaskan reputasi Jusuf Kalla sebagai sosok yang diakui komitmennya. Ia menggambarkan JK sebagai pribadi yang dedikasinya terhadap Indonesia tidak perlu diragukan lagi.

“Semua orang tahu bahwa Pak JK sangat cinta dan selalu rela berkorban untuk Indonesia,” pungkas Saleh.

Seruan dari Wakil Ketua Umum PAN ini pada akhirnya menyoroti sebuah tradisi politik yang kerap dilupakan: nilai dari dialog langsung antar sesama elite senior. Dalam iklim demokrasi yang dinamis, ruang untuk bertukar pikiran secara personal tetap menjadi salah satu pilar penting dalam merumuskan kebijakan strategis untuk bangsa.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar