Amien Rais Kritisi Kondisi Tanah IKN dan Sebut Target Prabowo Bisa Jadi Misi Mustahil

- Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB
Amien Rais Kritisi Kondisi Tanah IKN dan Sebut Target Prabowo Bisa Jadi Misi Mustahil
PARADAPOS.COM - Kritik tajam terhadap proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuat dari tokoh senior nasional, Amien Rais. Dalam sebuah kanal YouTube pribadinya, ia menyoroti sejumlah tantangan fundamental yang dihadapi megaproyek ini—mulai dari kondisi tanah yang dinilai “agak gembur” hingga target ambisius Presiden Prabowo Subianto yang disebutnya berpotensi menjadi “mission impossible.” Amien mempertanyakan kesiapan teknis, keberlanjutan pendanaan, serta realisasi investasi asing yang hingga kini belum tampak signifikan di lapangan. Pemerintah sendiri menargetkan IKN mulai berfungsi sebagai pusat pemerintahan pada 17 Agustus 2028.

Keraguan dari Pengamatan Langsung

Amien Rais mengaku tidak sekadar berbicara dari data atau laporan. Ia sempat turun langsung ke lokasi pembangunan IKN. Dari pengamatannya, kondisi geografis kawasan tersebut menyimpan persoalan serius. “Tanahnya tidak rata, berbukit-bukit, dan strukturnya agak gembur,” ungkapnya. Ia juga menyoroti keberadaan aliran sungai kecil serta potensi genangan saat musim hujan. Menurutnya, hal-hal semacam ini kerap terlewat dalam diskusi publik yang lebih banyak membahas aspek politik dan anggaran. “Kalau hujan besar, lumpur bisa menggenangi jalan-jalan yang sudah dibangun,” ujarnya, menggambarkan situasi yang ia saksikan sendiri di lapangan.

Persoalan Anggaran dan Investor Asing

Tak berhenti pada soal teknis, Amien juga menyoroti aspek pembiayaan. Proyek IKN, menurut catatannya, telah menyerap puluhan triliun rupiah sejak tahap awal. Namun, ia mempertanyakan kelanjutan pendanaan, khususnya dari investor asing. “Klaim masuknya investor internasional belum sepenuhnya terlihat dalam realisasi di lapangan,” tuturnya. Ia juga menyinggung era kepemimpinan Joko Widodo, di mana optimisme soal investasi asing di IKN sempat digaungkan. Namun, menurut Amien, optimisme itu belum berbanding lurus dengan kenyataan.

Target Prabowo: Antara Ambisi dan Realitas

Puncak kritik Amien tertuju pada target Presiden Prabowo Subianto yang ingin segera berkantor di IKN. Ia menyebut target tersebut sangat berat, bahkan berpotensi menjadi “mission impossible” jika berbagai persoalan tidak ditangani secara serius dan terukur. “Ini bukan sekadar soal membangun gedung. Ini soal memastikan seluruh infrastruktur pendukung, akses, dan tata kelola berjalan bersamaan,” jelasnya. Meski begitu, Amien tetap membuka ruang untuk mengakui kekeliruannya. Ia menyatakan siap mengakui jika proyek ini benar-benar berhasil sesuai target yang dicanangkan.

Kritik yang Mempertebal Keraguan Publik

Pernyataan Amien Rais menambah panjang daftar suara kritis terhadap IKN. Megaproyek ini memang tidak hanya menguji kemampuan teknis konstruksi, tetapi juga daya tahan politik, kesinambungan fiskal, dan yang tak kalah penting: kepercayaan publik. Di tengah segala ambisi besar, pertanyaan-pertanyaan mendasar soal kesiapan lapangan dan realisasi investasi masih terus bergema.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar