PARADAPOS.COM - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, kembali melontarkan kritik tajam terhadap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Dalam pernyataan terbarunya yang viral pada Sabtu, 6 Juni 2026, Amien secara sarkastik menyarankan agar Teddy dijauhkan dari Istana pada hari kerja dan hanya diperbolehkan hadir di akhir pekan. Kritik ini merupakan kelanjutan dari video sebelumnya yang berjudul "Jauhkan Istana dari Skandal Moral", di mana Amien menilai kedekatan Teddy dengan Presiden Prabowo Subianto sudah melampaui batas wajar jabatan dan berpotensi menimbulkan skandal moral.
Pernyataan yang Memicu Perdebatan
Dalam diskusi internal Partai Ummat yang kemudian beredar luas, Amien menyampaikan pesan yang langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.
“Jauhkan Teddy dari Istana selama weekdays. Kerja serius dulu, fokus pada tugas negara. Kalau mau hahahihi, silakan Sabtu-Minggu saja,” ujar Amien Rais dalam pernyataan yang dikutip dari diskusi internal Partai Ummat, Sabtu (6/6/2026).
Ungkapan tersebut sontak memicu reaksi beragam. Sebagian netizen menilainya sebagai sindiran yang cerdas dan sarkastik, sementara yang lain menganggapnya sebagai kritik konstruktif terhadap dinamika di lingkungan Istana.
Kekhawatiran akan Dominasi Seskab
Amien Rais berulang kali menekankan bahwa posisi Seskab seharusnya bersifat administratif, bukan menjadi "penjaga gerbang" yang terlalu dominan. Menurutnya, situasi saat ini mengganggu kinerja pemerintahan dan berpotensi merusak citra Presiden Prabowo.
“Presiden harus bebas bertemu siapa saja yang dibutuhkan untuk kepentingan negara. Jangan sampai ada satu orang yang mengatur semuanya,” tegas Amien.
Dalam video sebelumnya, ia juga menuding Teddy kerap menghalangi akses pejabat lain yang ingin bertemu Presiden. Tuduhan ini menjadi inti dari kontroversi yang terus bergulir. Amien mengklaim memiliki bukti dan kesaksian dari berbagai pihak untuk mendukung pernyataannya.
Reaksi dari Berbagai Pihak
Hingga berita ini diturunkan, Istana Kepresidenan dan Teddy Indra Wijaya belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Amien yang terbaru. Sebelumnya, pemerintah melalui Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) M. Qodari telah membantah tudingan tersebut sebagai hoaks dan fitnah yang tidak berdasar.
Sementara itu, beberapa tokoh seperti Lukas Luwarso mendukung Amien dengan meminta Teddy mundur dari jabatannya demi menjaga marwah pemerintahan.
Kontroversi ini terus bergulir di media sosial, dengan tagar JauhkanTeddy dan WeekdaysIstana menjadi trending di platform X. Amien Rais sendiri menyatakan siap menghadapi segala konsekuensi hukum atas pernyataannya, termasuk potensi tuntutan UU ITE. Ia mengklaim bahwa langkahnya didasari oleh kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pakar: Reshuffle Kabinet Merah Putih Diperlukan sebagai Langkah Korektif, Bukan Sekadar Sanksi Politik
Rocky Gerung Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan: MCB Lebih Penting dari MBG
Rocky Gerung Sebut Chatib Basri Solusi Alternatif di Tengah Tekanan Ekonomi dan Isu Mundurnya Menteri Keuangan
Kisah Hasjim Djalal Viral: Anak Kampung Bukittinggi yang Jadi Diplomat Legendaris, Perjuangkan Wawasan Nusantara Tanpa Peluru