LIHATJAMBI - Capres dari nomor urut 2, Prabowo Subianto mendengarkan langsung keluhan para ojek online (ojol) di acara deklarasi dukungan capres-cawapres untuk Prabowo-Gibran, di Lapangan Banteng, Pasar Baru, Jakarta, Jumat, (19/1/2024).
Diketahui para pengemudi yang tergabung dalam 'Ojolet' ini, merupakan komunitas penggemar Erick Thohir.
Baca Juga: BPJN IV Jambi Akan Bangun Ulang Jembatan Tamiai, Panjangnya Ditambah: Segini Anggaran yang Diusulkan
Adapun deklarasi tersebut mengambil tema 'Dua Roda Menuju Indonesia Maju, Mengantar Pesan dan Harapan untuk Indonesia Maju'.
Pada kesempatan itu, aa tiga harapan yang disampaikan para ojol, melalui Rinto sebagai perwakilan komunitas. Ia mengatakan, harus ada lahan parkir gratis buat ojol.
Baca Juga: Momen Para Ojol Minta Agar Prabowo Subianto Joget Gemoy: Mana Musiknya?
"Jakarta punya lahan luas, kita ingin ruang lahan parkir gratis," kata Rinto.
Kedua, ada lahan buat mereka sebagai tempat untuk istirahat. "Untuk _shelter basecamp_, untuk berteduh setelah melakukan perjalanan Pak," lanjut dia.
Ketiga, bisa mendapatkan pendidikan. Kita ingin pintar, punya ruang kelas, selama ini dianggap sebelah mata. Kita ingin pintar seperti orang-orang Pak," tambah Rinto.
Baca Juga: Para Ojol Beri Prabowo Subianto Nilai 100, Mantapkan Dukungan ‘All in Prabowo’
Permintaan tersebut dikuatkan oleh Anton, yang juga pengemudi ojol.
"Pak, Jakarta dulu rindang, adem, sekarang banyak pohon ditebangin. Pohon buat kami berteduh. Saya banyak berharap kepada Bapak agar lebih dibudidayakan lagi," kata Anton.
Baca Juga: Para Ojol Beri Prabowo Subianto Nilai 100, Mantapkan Dukungan ‘All in Prabowo’
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lihatjambi.com
Artikel Terkait
Harta Zita Anjani Melonjak 1.000 Persen dalam Dua Tahun, Publik Desak Penelusuran KPK
Demokrat Desak PDIP Perjelas Sikap Politik: Oposisi atau Pendukung Pemerintahan Prabowo?
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dinilai Tidak Proporsional, Pengamat: Kenapa Ijazah Jokowi Tak Cukup Dijawab dengan Bukti Autentik?
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru, Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis BGN Rugikan Negara Ratusan Triliun