PARADAPOS.COM - Pendiri Wahid Foundation, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid menyoroti kenaikan pajak yang tinggi di sejumlah daerah. Pertanyaannya, kunci negara memakmurkan rakyat apakah dengan menaikkan pajak yang tinggi?
Memberlakukan tarif pajak tinggi atau sebaliknya bisa menjadi cara negara memakmurkan rakyatnya. Pemerintah bisa mencontoh sejumlah negara yang mengenakan pajak tinggi dan rendah.
"Di banyak negara kaya seperti Swedia, Norwegia, Denmark, pajaknya sangat tinggi, hampir setengah penghasilan rakyat disetor ke negara, tapi rakyatnya hidup makmur. Sementara itu, di Singapura, Swiss, dan Uni Emirat Arab, pajaknya justru rendah, tapi rakyatnya juga sejahtera," kata Yenny dalam akun Instagramnya @yennywahid.
Ada kesamaan di negara yang menerapkan tarif pajak tinggi maupun rendah untuk memakmurkan rakyat. Pertama, pemerintahan bersih dan transparan, angka korupsi kecil, dan penegakan hukum tegas.
Kedua, uang negara dikelola dengan efisien dan tidak dihamburkan untuk fasilitas pejabat. Ketiga, iklim usaha dijaga agar swasta mau investasi, sehingga lapangan pekerjaan bisa tercipta.
"Keempat, infrastruktur baik dan modern agar roda ekonomi berjalan lancar. Kelima, ada jaminan sosial, jadi rakyat hidupnya aman dan nyaman. Keenam, pendidikan dan SDM menjadi prioritas," ungkap Yenny.
"Jadi kesimpulannya, yang bikin makmur bukan pajak tinggi, tetapi bagaimana uang rakyat dikelola sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat," pungkasnya.
Sumber: okz
Artikel Terkait
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur Mendadak, Ketegangan dengan Menkeu soal Likuiditas dan Pertumbuhan Ekonomi Jadi Sorotan
Rudy Bantah Klaim Jokowi soal 54 Kali Temui PKL: Hanya Dua Kali Hadir
Mantan Ketua PDIP Solo Kecewa Jokowi Langgar Janji soal Anak Tak akan Masuk Politik
Indikator Politik Indonesia Bantah Dokumen Survei Capres 2029 yang Beredar Luas