Baca Juga: Abdullah Hamdi Dampingi Desa Kembangkan Potensi Wisata
Selanjutnya, pada sektor infrastruktur jalan. Selama ini pembangunan jalan masih terkonsentrasi di wilayah kota. Pihaknya terus mendorong agar pembangunan bisa difokuskan untuk mengatasi persoalan kemacetan. Yakni kemacetan Jalan Boboh, Jalan Menganti-Lakarsantri.
"Kemacetan dua jalan ini sangat mengganggu mobilitas masyarakat. Alhamdulillah tahun ini sudah mulai dilebarkan," kata Hamdi.
Ke depan pihaknya meminta agar pembangunan jalan difokuskan pada eks jalan poros desa (JPD). Dari hasil pantauan yang ia lakukan, banyak eks JPD yang kondisinya rusak parah. "Ini harus jadi prioritas. Karena eks JPD menjadi penghubung antar desa," terang Hamdi.
Baca Juga: Sempat Dikritik Fraksi PKB, Bupati Gresik Pastikan Tidak Ada Program Dadakan
Pihaknya juga terus mendorong penuntasan persoalan banjir Kali Lamong. Pihaknya berupaya meningkatkan anggaran untuk pembebasan lahan. "Sehingga bisa segera dibangun tanggul," ungkap Hamdi.
Ia menambahkan, komunikasi yang baik antara DPRD dan Pemkab Gresik menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Ke depan, pihaknya mengusulkan agar ada road map pembangunan. "Sehingga pembangunan di Kabupaten Gresik bisa terarah meskipun pembangunannya dilakukan bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan," tandas Hamdi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radargresik.jawapos.com
Artikel Terkait
Kritik Ahli: Pembangunan Infrastruktur Jokowi Masif Tapi Tidak Merata, Ini Analisisnya
Reshuffle Kabinet Prabowo: Juda Agung Calon Wamenkeu, Sugiono Digeser ke Menko PMK?
Kritik Sejarawan JJ Rizal: Menteri Muda Era Revolusi vs Menteri Barbie Masa Kini
Menteri PU Dody Hanggodo Terbata-bata Didesak DPR Soal Anggaran Bencana