Iwan Fals Angkat Bicara Soal Polemik Ijazah Jokowi dan Gibran, Tuntut Kejelasan Hukum
Musisi legendaris Indonesia, Virgiawan Listianto atau yang dikenal dengan nama Iwan Fals, turut memberikan komentar mengejutkan mengenai polemik keaslian ijazah yang melibatkan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Isu yang kembali mencuat ini ramai diperbincangkan publik.
Melalui akun media sosial pribadinya di X (sebelumnya Twitter), Iwan Fals menuangkan komentar reflektif dan satir yang langsung menyita perhatian warganet. Unggahannya tersebut mempertanyakan konsekuensi hukum dari polemik yang berlarut-larut ini.
"Terus kalau nanti terbukti ijazah Jokowi & Gibran asli, Roy Suryo cs kan masuk penjara ya, nah kalau palsu gimana?" tulis Iwan Fals pada Minggu, 12 Oktober 2025.
Komentar Iwan Fals Dinilai Mewakili Suara Publik
Ungkapan dari sang pelantun hit ‘Bongkar’ ini ditafsirkan banyak kalangan sebagai bentuk kejenuhan atas polemik yang tak kunjung menemui titik terang hukum. Iwan Fals dianggap menantang semua pihak untuk melihat persoalan ini secara adil, di mana kebenaran harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku, bukan sekadar perang opini di ruang publik.
Tanggapan Warganet Terhadap Komentar Iwan Fals
Pernyataan Iwan Fals pun memicu beragam reaksi. Sebagian besar warganet merasa komentarnya mewakili suara hati masyarakat yang sudah jenuh dengan narasi saling tuduh antara pihak penuduh dan pembela. Di sisi lain, banyak yang mengapresiasi nada netral yang dibawanya, tidak memihak, tetapi tegas menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban hukum yang setara bagi semua pihak.
Komentar Iwan Fals ini semakin memperpanjang daftar suara publik yang mendesak transparansi. Sekaligus mengingatkan semua bahwa penyelesaian polemik seperti ini seharusnya berada di ranah penegak hukum, bukan hanya menjadi bahan perdebatan politik.
Sumber: https://rmol.id/amp/2025/10/12/682937/iwan-fals-soal-ijazah-jokowi-dan-gibran--kalau-palsu-gimana-
Artikel Terkait
Harta Kekayaan Hasan Nasbi Capai Rp40,43 Miliar, Didominasi Properti dan Kas
Presiden Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Termasuk Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Staf Kepresidenan
Zulhas Isyaratkan Kenaikan Harga Minyakita, Warganet Kritik Ironi di Negeri Produsen Sawit
Celios: Kesenjangan Melebar di Era Jokowi, Kekayaan 50 Konglomerat Setara 55 Juta Penduduk