Laba bersih kumulatif Impack Pratama selama sembilan bulan pertama tahun 2025 tercatat sebesar Rp466 miliar, naik 15,5 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya senilai Rp403 miliar. Pertumbuhan laba IMPC ini semakin mengukuhkan posisi perusahaan di pasar.
Korporasi juga telah menyelesaikan aksi korporasi melalui private placement (PMTHMETD) dengan menghimpun dana sebesar Rp486 miliar. Dana hasil penambahan modal ini akan dialokasikan untuk belanja modal, modal kerja, dan pelunasan utang bank.
Impack Pratama terus menjajaki berbagai peluang akuisisi, baik di dalam maupun luar negeri. Posisi keuangan yang kuat didukung oleh kas konsolidasi yang solid dan kemampuan menghasilkan EBITDA yang konsisten memungkinkan Perseroan bergerak cepat dalam mengejar target akuisisi yang sesuai.
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat