KPK menduga dana dari praktik jual beli jabatan perangkat desa yang dikumpulkan Sudewo melalui "Tim 8" Kades, mungkin dialirkan untuk meredam gejolak politik. Perubahan sikap Husein dari mengkritik menjadi mendukung Sudewo pasca pertemuan menambah kecurigaan adanya transaksi terselubung.
Setelah mendukung Sudewo, Husein juga menjadi sorotan karena aksi flexing di media sosial yang menuai kecaman netizen, dinilai tidak sensitif terhadap beban masyarakat.
Update Perkembangan Kasus Sudewo
Bupati Sudewo telah ditetapkan sebagai tersangka pemerasan jabatan perangkat desa dengan tarif Rp165 juta hingga Rp225 juta per kursi. KPK juga menahan tiga orang kepercayaannya:
- Abdul Suyono (Kades Karangrowo, Korlap Jakenan)
- Sumarjiono (Kades Arumanis, Korlap Jaken)
- Karjan (Kades Sukorukun)
Hingga saat ini, KPK telah mengamankan barang bukti uang tunai senilai Rp2,6 miliar yang diduga kuat merupakan setoran dari delapan Kepala Desa di Kecamatan Jaken. Penyidik kini berusaha melacak apakah dana haram tersebut juga mengalir untuk membayar koordinator aksi unjuk rasa.
Artikel Terkait
Bayar Buzzer Rp 597,5 Juta Sebulan: Fakta Marcella Bela Harvey Moeis di Sidang
Rustam Effendi Klaim Tahu Pembuat Ijazah Jokowi Palsu: Fakta & Kronologi Lengkap
Fakta Baru Sidang Ijazah Jokowi: Inkonsistensi KPU dan Penyitaan Polisi Terungkap
Mahfud MD Puji Prabowo & Gerindra Tak Campuri OTT KPK: Analisis Sikap Antikorupsi