“Jadi waktu itu ada tanda tangan MoU juga. Ini MoU-nya tadi saya bawa untuk yang Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kebetulan tidak hanya Kemenpora, ada beberapa kementerian dan lembaga lainnya,” jelasnya.
Pembahasan Kuota Haji dalam Pertemuan Jokowi dan MBS
Lebih lanjut, Dito mengonfirmasi bahwa isu pelayanan haji juga sempat dibahas dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). Pembahasan inilah yang kini menjadi perhatian penyidik KPK dalam mengusut kasus kuota haji.
“Seingat saya itu (pelaksanaan haji) bagian dari pembicaraan makan siang Presiden Jokowi dengan MBS. Itu sebenarnya tidak spesifik kuota, tapi pelayanan haji karena haji kita butuh banyak kan. Dan itu tidak hanya terkait haji, ada investasi, IKN juga,” pungkas Dito Ariotedjo.
Pemeriksaan terhadap Dito ini merupakan bagian dari penyelidikan KPK untuk mengungkap lebih dalam dugaan korupsi yang melibatkan pengelolaan kuota haji Indonesia pada periode 2023-2024.
Artikel Terkait
KPK Periksa Mantan Menpora Dito Ariotedjo: Fakta Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo: Perannya dalam Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
KPK Dalami Peran Husein Pati: Dugaan Transaksi Pembatalan Demo dengan Bupati Sudewo
Bayar Buzzer Rp 597,5 Juta Sebulan: Fakta Marcella Bela Harvey Moeis di Sidang