Larangan Drama CEO Kaya & Si Miskin di China: Alasan NRTA & Dampak ke Industri

- Jumat, 09 Januari 2026 | 08:50 WIB
Larangan Drama CEO Kaya & Si Miskin di China: Alasan NRTA & Dampak ke Industri
Alasan China Larang Drama Romantis CEO Kaya dan Si Miskin | Analisis Kebijakan NRTA

Pemerintah China Larang Drama Romantis CEO Kaya dan Si Miskin, Ini Alasannya

Genre drama China yang kerap menampilkan kisah klise CEO super kaya jatuh cinta dengan gadis miskin kini mulai dibatasi. Kebijakan baru dari pemerintah China ini menjadi perhatian serius terhadap konten hiburan yang dianggap populer namun bermasalah.

Alasan Dibalik Larangan Drama CEO Kaya dan Si Miskin

Pemerintah China melalui Administrasi Radio dan Televisi Nasional (NRTA) menilai cerita semacam ini memberikan harapan yang tidak realistis, terutama bagi generasi muda. Alur cerita yang menggambarkan kekayaan sebagai solusi segala masalah hidup dan cinta dinilai dapat membentuk persepsi yang keliru.

Dampak Negatif dan Kekhawatiran Pemerintah China

Kekhawatiran utama NRTA adalah dampak besar cerita tersebut terhadap pandangan masyarakat. Drama dengan kehidupan mewah yang glamor dinilai dapat mengaburkan nilai-nilai kesuksesan sejati, kebahagiaan, dan hubungan asmara yang sehat. Pemerintah menegaskan bahwa kekayaan bukanlah jawaban atas semua persoalan.

Visi Baru Konten Hiburan di China

Melalui kebijakan ini, pemerintah ingin dunia hiburan lebih menonjolkan nilai kerja keras, kejujuran, dan moralitas. Tujuannya adalah agar konten yang ditayangkan lebih mencerminkan realitas sosial dan memberikan gambaran yang lebih nyata tentang kehidupan.

Masa Depan Industri Drama China Pasca Larangan

Industri pertelevisian China kini mulai beradaptasi dengan menghadirkan cerita yang lebih realistis. Fokus beralih pada kisah perjuangan hidup, dinamika keluarga, dan realitas sosial sehari-hari. Transformasi ini diharapkan dapat memberikan tontonan yang lebih mendidik dan relevan bagi penonton.

Komentar