Lonjakan Harga Emas di Iran Capai 11.475%
Krisis diperparah dengan lonjakan harga komoditas. Sementara harga emas global naik sekitar 230% dari 2018 hingga 2026, harga emas 18 karat di Iran meroket dari 1,387 juta rial menjadi 160,55 juta rial per gram. Ini merupakan kenaikan fantastis sebesar 11.475% atau lebih dari 115 kali lipat.
Akar Masalah: Sanksi, Inflasi, dan Isolasi Diplomatik
Keruntuhan nilai rial dan ekonomi Iran tidak lepas dari beberapa faktor kunci:
- Sanksi Internasional: PBB memberlakukan kembali sanksi pada September 2025 setelah kegagalan perpanjangan keringanan sanksi terkait program nuklir. Sanksi mencakup embargo senjata, pembatasan rudal, pembekuan aset, dan larangan perjalanan.
- Sanksi Uni Eropa: Uni Eropa juga menerapkan sanksi tambahan terkait isu hak asasi manusia dan pasokan drone Iran ke Rusia untuk perang di Ukraina.
- Hiperinflasi dan Isolasi: Kombinasi sanksi yang ketat, mismanajemen ekonomi, dan isolasi diplomatik menciptakan badai inflasi yang melumpuhkan daya beli rakyat dan meruntuhkan kepercayaan terhadap mata uang nasional.
Kondisi ini menggambarkan betapa dalamnya krisis ekonomi yang melanda Iran, dengan mata uang rial yang nyaris kehilangan nilainya di kancah internasional.
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Tinggalkan 134 Keturunan
Perang Dunia III Sudah Dimulai? Analisis Pakar Rusia Ungkap Bentuk & Alasannya
AS Serukan Warga Negara Segera Tinggalkan Iran, Ancaman Serangan Membayang
Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran: Analisis Terkini & Respons atas Protes