Lee kembali mengusulkan peta jalan tiga fase untuk perlucutan senjata nuklir Korea Utara. Fase pertama akan berfokus pada:
- Penghentian produksi material nuklir baru.
- Pencegahan transfer material nuklir ke pihak asing.
- Penghentian pengembangan teknologi ICBM.
“Jika tidak ada lagi material nuklir tambahan dan teknologi ICBM berhenti dikembangkan, itu sudah menjadi kemajuan besar,” ujar Lee.
Komitmen Bangun Kembali Komunikasi dan Kepercayaan
Selain isu nuklir, Presiden Lee Jae Myung juga berjanji untuk menghidupkan kembali perjanjian militer tahun 2018 yang pernah ditandatangani oleh Presiden Moon Jae In dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Perjanjian yang bertujuan mencegah bentrokan militer dan membangun kepercayaan itu gugur pada 2024 akibat meningkatnya ketegangan.
Lee menilai pemulihan jalur komunikasi militer dan diplomatik sangat krusial untuk mencegah salah perhitungan yang dapat memicu konflik terbuka. Dia juga berkomitmen untuk melibatkan Amerika Serikat dalam upaya menghidupkan kembali dialog yang telah lama terhenti antara pihak-pihak yang bersangkutan.
Artikel Terkait
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Pertahanan Venezuela, Trump Ungkap Fakta
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran: AS Kerahkan Pesawat Tempur & UEA Tolak Jadi Pangkalan
Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS: Siap Perang Habis-habisan?
Wali Kota Shariff Aguak Selamat dari Serangan RPG: Mobil Antipeluru Selamatkan Nyawa, 3 Pelaku Tewas