PARADAPOS.COM - Pemerintah Amerika Serikat mempercepat evakuasi warganya dari beberapa wilayah di Timur Tengah. Hal itu dilakukan usai Presiden Donald Trump memerintahkan serangan bom penghancur ketiga situs nuklir Iran.
Langkah ini diambil karena meningkatnya ancaman serangan balasan dari Teheran yang diperkirakan akan menyasar kepentingan AS di kawasan Timur Tengah.
Hal ini juga diambil karena muncul kekhawatiran serangan balasan Iran akan menargetkan orang-orang AS di wilayah Israel.
Departemen Luar Negeri AS telah menggandakan jumlah penerbangan evakuasi darurat bagi warga Amerika. Kedubes AS di Lebanon juga telah meningkatkan peringatan perjalanan di Timur Tengah karena kekhawatiran serangan balasan Iran.
tvonenews
Dalam pemberitahuan internal dan publik, Departemen Luar Negeri AS selama akhir pekan menerbitkan peringatan secara signifikan. Kepada orang-orang Amerika di Timur Tengah.
Otoritas AS itu juga telah memerintahkan personel yang tidak berkepentingan. Termasuk keluarga para staf di Kedubes Beirut untuk meninggalkan Lebanon.
Artikel Terkait
Trump Klaim Rezim Iran Berubah dan Buka Sinyal Ambisi Kelola Bersama Selat Hormuz
Serangan Israel Tewaskan Personel Penjaga Perdamaian PBB dari Indonesia di Lebanon Selatan
IRGC Tetapkan Universitas AS dan Israel di Timur Tengah sebagai Target Militer
Serangan Rudal Iran Picu Ancaman Bencana Kimia di Beersheba