Ulat Ditemukan di Menu MBG Bangkalan, SPPG Klaim Jenis Ulat yang Bisa Dimakan dan Berprotein
Kejadian heboh kembali menerpa program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, ulat hidup ditemukan dalam porsi makanan siswa di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Insiden ini memicu keresahan di kalangan orang tua dan masyarakat.
Ulat dalam Makanan Siswa
Laporan menyebutkan bahwa ulat tersebut ditemukan di dalam salah satu porsi makanan yang belum sempat disantap oleh siswa. Foto temuan ulat ini dengan cepat menjadi viral dan menuai berbagai komentar pedas dari warganet.
Jenis Ulat Samia Cynthia Ricini dan Klaim Kandungan Protein
Menanggapi hal ini, Kepala SPPG Gili Timur, Diandra Dieva Pertiwi, mengakui adanya kelalaian. Namun, Diandra menyatakan bahwa ulat yang ditemukan adalah jenis Samia Cynthia Ricini. Menurut penjelasannya, ulat ini secara ilmiah dapat dikonsumsi dan memiliki kandungan protein yang tinggi.
Diduga, ulat tersebut berasal dari daun singkong yang menjadi salah satu bahan menu hari itu. Diandra menegaskan bahwa proses pengolahan daun singkong di dapur mereka telah melalui standar yang ketat, termasuk pencucian dan perebusan dua kali dengan suhu tinggi.
Reaksi Sekolah dan Komitmen Perbaikan
Kepala SMAN 1 Kamal, Moh Zairi, membenarkan insiden ini dan menyebutkan bahwa ada dua ekor ulat yang ditemukan. Menyikapi kejadian ini, pihak SPPG berkomitmen untuk sementara waktu tidak akan menggunakan daun singkong lagi dalam menyusun menu mereka guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Respons Masyarakat di Media Sosial
Insiden ulat di menu MBG ini membanjiri media sosial dengan berbagai tanggapan. Banyak warganet yang menyoroti kualitas penyelenggaraan MBG dan menuntut pertanggungjawaban yang lebih serius dari pihak terkait.
Kasus ini menjadi catatan tambahan dalam daftar panjang masalah yang berkaitan dengan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di wilayah Bangkalan.
Artikel Terkait
MK Beri Tenggat Dua Tahun untuk Revisi UU Tunjangan Pensiun Pejabat Negara
Relawan SPPG Purbalingga Diberhentikan Usai Unggah Status WhatsApp Merendahkan Masyarakat
Istri Tangerang Serahkan Diri Usai Bunuh Suami yang Mau Poligami
Ledakan Guncang Masjid di Jember Saat Salat Tarawih, Tak Ada Korban Jiwa