Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) sedang mengintensifkan pencarian terhadap Briptu Yuli Setyabudi. Anggota polisi ini diduga terlibat dalam kasus penggelapan 12 unit mobil rental dan juga mangkir dari tugasnya selama hampir tiga bulan.
Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Djoko Wienartono, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini Briptu Yuli Setyabudi masih dalam daftar pencarian. "Untuk saat ini, Briptu Yuli Setyabudi belum ditemukan. Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim di lapangan," ujarnya pada Jumat (14/11/2025).
Djoko menjelaskan bahwa penyidik Propam telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus dugaan penggelapan mobil rental ini. "Tim penyelidik Subbid Paminal sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh korban serta tiga orang penerima gadai dan laporan polisi sudah diterbitkan. Saat ini kasusnya ditangani sesuai mekanisme kode etik profesi Polri," jelasnya.
Sebagai perkembangan positif, Polda Sulteng telah berhasil mengamankan dan mengembalikan sembilan dari dua belas unit mobil yang diduga digelapkan. Kendaraan-kendaraan ini ditemukan di beberapa lokasi, termasuk Kota Palu dan Kabupaten Tolitoli.
"Kami pastikan sembilan mobil yang sempat digelapkan telah berada di tangan pemiliknya. Prosesnya dilakukan sesuai prosedur agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari," tutur Djoko.
Polda Sulteng menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap anggota yang melanggar. Proses penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik Propam dinyatakan berjalan secara profesional dan transparan.
"Tidak ada toleransi bagi anggota yang menyalahgunakan kewenangan. Jika terbukti bersalah, akan diproses sesuai ketentuan hukum dan peraturan internal Polri," tandas Djoko Wienartono.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Dugaan Aksi Mesum Penumpang di Mobil Taksi Online Cipulir
Polres Blora Rencanakan Penyitaan Dua Ponsel sebagai Barang Bukti Kasus Kucing Ditendang
Kapolres Bima Kota Dinonaktifkan Diduga Terima Rp 1 Miliar dari Bandar Narkoba
Kebocoran Konten Pribadi Kembali Gegerkan TikTok, Pengguna Diimbau Waspada Tautan Mencurigakan