Dua orang yang sama-sama mengklaim sebagai Raja Keraton Surakarta, Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIV, yaitu Hangabehi dan Purboyo, terlihat salat Jumat di Masjid Agung Surakarta dalam waktu yang berdekatan.
Kehadiran kedua raja di Masjid Agung Solo ini kembali menyoroti polemik dualisme kepemimpinan yang sedang terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta.
SISKS PB XIV Hangabehi tiba lebih dahulu dengan berjalan kaki dari Keraton. Setibanya di masjid, ia memilih untuk menempati shaf bagian kiri paling depan.
Tak lama kemudian, SISKS PB XIV Purboyo tiba menggunakan mobil. Didampingi oleh abdi dalem, Purboyo memilih untuk salat di area belakang imam.
Selama ibadah berlangsung, kedua raja terlihat tidak saling berinteraksi atau menyapa. Mereka menjalankan salat Jumat dengan khusyuk dan membaur bersama jamaah lainnya.
Usai salat, Purboyo lebih dulu meninggalkan ruang salat. Ia kemudian bersilaturahmi ke Kantor Takmir Masjid Agung untuk berdiskusi mengenai manuskrip sejarah Keraton.
Sementara itu, Hangabehi memilih untuk langsung berjalan kaki kembali ke Keraton tanpa memberikan komentar terkait penobatan adiknya. Suasana di sekitar masjid tetap kondusif setelah keduanya pergi.
Artikel Terkait
APPBI Buka Suara soal Pagar Besi di Mal: Bukan Antisipasi Kerusuhan, Melainkan Atur Arus Pengunjung
Pemerintah Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja TNI, Tertinggi Rp 48,6 Juta untuk KSAD/KSAL/KSAU
Pembangunan Gardu Induk Nalumsari 150 kV di Jepara Dukung Pasokan Listrik, Sempat Terhambat Penolakan Oknum Anggota DPR
Spotify Perbarui Fitur Release Radar dengan Algoritma Lebih Akurat dan Opsi Kustomisasi