Kayu Gelondongan Hasil Perambahan Hutan Memenuhi Permukiman Warga Pidie Jaya Pasca Banjir Bandang
PIDIE JAYA – Tumpukan batang kayu gelondongan berukuran besar memenuhi pemukiman warga di Desa Menasah Lhok, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Kayu-kayu yang diduga kuat berasal dari aktivitas perambahan hutan ini terbawa arus deras oleh bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.
Desa Menasah Lhok tercatat sebagai salah satu lokasi terdampak paling parah. Material kayu dari ukuran kecil hingga besar berserakan di berbagai titik, menutup akses jalan dan bahkan mengubur sebagian rumah warga. Keberadaan kayu gelondongan ini semakin menyulitkan proses pembersihan pasca bencana.
Hingga saat ini, upaya pemulihan dan pembersihan masih terkendala berat. Jalur menuju desa dilaporkan masih terisolasi akibat tumpukan kayu dan material tanah longsor yang belum tertangani.
Artikel Terkait
SP3 Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis: Intervensi Politik atau Restorative Justice?
Ketua RT Tabung Gaji 7 Tahun untuk Ronda Malam Pakai Drone, Kisah Inspiratif
Daftar Lengkap 11 Korban Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros: Identitas Kru dan Penumpang
Anggota Brimob Aceh Dipecat Polda Usai Desersi & Gabung Tentara Bayaran Rusia