Aturan Baru BGN Larang Bawa Pulang Makanan MBG: Tujuan & Dampaknya

- Selasa, 27 Januari 2026 | 08:25 WIB
Aturan Baru BGN Larang Bawa Pulang Makanan MBG: Tujuan & Dampaknya
  • SPPG bertanggung jawab memastikan makanan MBG diproduksi dan didistribusikan tepat waktu sesuai standar keamanan pangan.
  • Sekolah diwajibkan mengawasi langsung proses pembagian dan memastikan makanan dikonsumsi siswa dalam rentang waktu yang telah ditetapkan.

Label Waktu dan Pengawasan Ketat

Selain larangan membawa pulang, BGN juga mewajibkan setiap wadah MBG dilengkapi dengan label waktu konsumsi terbaik. Label ini berfungsi memberikan informasi jelas tentang batas aman konsumsi, guna meminimalkan potensi keracunan makanan.

Pengawasan berlapis juga diterapkan. Sekolah didorong untuk rutin memberikan pengumuman kepada siswa mengenai kewajiban mengonsumsi MBG di area sekolah dan larangan menyimpannya untuk dibawa pulang.

Tujuan Utama adalah Perlindungan Siswa

Nanik menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk membatasi hak siswa, melainkan bentuk perlindungan dari risiko kesehatan. Program MBG dirancang untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi secara aman, segar, dan berkualitas.

Dukungan untuk Program Strategis Nasional

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi anak, mendukung konsentrasi belajar, serta menekan angka stunting. Dengan aturan baru ini, BGN berharap pelaksanaan program menjadi lebih tertib, terkontrol, dan manfaatnya benar-benar dirasakan siswa.

Sinergi kuat antara SPPG dan sekolah dinilai sebagai kunci keberhasilan. BGN juga menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan memberikan tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah disepakati.

Halaman:

Komentar