- SPPG bertanggung jawab memastikan makanan MBG diproduksi dan didistribusikan tepat waktu sesuai standar keamanan pangan.
- Sekolah diwajibkan mengawasi langsung proses pembagian dan memastikan makanan dikonsumsi siswa dalam rentang waktu yang telah ditetapkan.
Label Waktu dan Pengawasan Ketat
Selain larangan membawa pulang, BGN juga mewajibkan setiap wadah MBG dilengkapi dengan label waktu konsumsi terbaik. Label ini berfungsi memberikan informasi jelas tentang batas aman konsumsi, guna meminimalkan potensi keracunan makanan.
Pengawasan berlapis juga diterapkan. Sekolah didorong untuk rutin memberikan pengumuman kepada siswa mengenai kewajiban mengonsumsi MBG di area sekolah dan larangan menyimpannya untuk dibawa pulang.
Tujuan Utama adalah Perlindungan Siswa
Nanik menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk membatasi hak siswa, melainkan bentuk perlindungan dari risiko kesehatan. Program MBG dirancang untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi secara aman, segar, dan berkualitas.
Dukungan untuk Program Strategis Nasional
Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi anak, mendukung konsentrasi belajar, serta menekan angka stunting. Dengan aturan baru ini, BGN berharap pelaksanaan program menjadi lebih tertib, terkontrol, dan manfaatnya benar-benar dirasakan siswa.
Sinergi kuat antara SPPG dan sekolah dinilai sebagai kunci keberhasilan. BGN juga menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan memberikan tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah disepakati.
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi
Polisi dan TNI Akui Salah & Minta Maaf ke Pedagang Es Gabus Viral, Ini Hasil Lab
Bahaya Gas Tertawa Whip Pink: BNN Peringatkan Risiko Fatal Pasca Kasus Lula Lahfah
Bahaya Nge-Whip: Bisa Sebabkan Henti Jantung Mendadak, Ini Faktanya