Maraknya aksi premanisme yang melibatkan sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) disorot Anggota DPR, Mardani Ali Sera.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh tinggal diam. Ia menegaskan bahwa pembinaan menjadi langkah utama yang harus diambil untuk mencegah aksi serupa terulang.
"Ormas-ormas yang anggotanya melakukan aksi premanisme mesti dibina. Biasanya ada dua penyebab, kesulitan ekonomi dan karakter jalan pintas," ujar Mardani lewat akun X miliknya, Minggu 27 April 2025.
Ia mendorong pihak berwenang untuk segera memanggil para ormas yang terlibat, mengajak mereka berdialog, dan menyusun program-program pembinaan yang konstruktif.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu percaya, dengan pendekatan yang tepat, potensi-potensi negatif dapat diarahkan menjadi kekuatan positif untuk masyarakat.
Namun, di sisi lain, Kepala Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) itu menegaskan pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu.
"Oknum ormas yang melakukan pelanggaran hukum harus ditindak dengan tegas, karena tidak boleh ada satu pun yang berada di atas hukum," tegasnya.
Dia berharap, dengan kombinasi pembinaan dan penegakan hukum yang konsisten, ruang gerak aksi premanisme di tengah masyarakat bisa ditekan, sekaligus membangun budaya ormas yang lebih sehat dan berdaya guna.
Sumber: rmol
Foto: Mardani Ali Sera/Net
Artikel Terkait
Hotman Paris Bantah Hina PWI, Sebut Ucapan ‘Lu Punya Otak Nggak’ Respons Personal ke Individu
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mundur karena Stres Akut Kelola Anggaran Rp229 Triliun
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Ketiga, Tuntut Ganti Rugi Rp210 Juta ke Polda Metro Jaya
Presiden Prabowo Terima Pengunduran Diri Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang karena Kesehatan