Kluivert Gagal Bawa Indonesia Lolos, Kini Pamit Pulang Kampung

- Selasa, 14 Oktober 2025 | 04:25 WIB
Kluivert Gagal Bawa Indonesia Lolos, Kini Pamit Pulang Kampung

Patrick Kluivert Pulang ke Belanda Usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Setelah gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, pelatih Patrick Kluivert beserta staf kepelatihannya memilih untuk langsung pulang ke negara asalnya, Belanda. Kabar ini disampaikan oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, setelah tiba di Indonesia pada Senin, 13 Oktober 2025.

Kegagalan ini menyusul performa buruk Timnas Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad asuhan Kluivert harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 2-3 dan takluk dari Irak 0-1.

"Tidak ada (Kluivert dan timnya yang ke Indonesia), semuanya kembali ke Belanda," ujar Sumardji.

Mengenai nasib masa depan Patrick Kluivert, Sumardji menjelaskan bahwa keputusan akan diambil dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI dalam waktu dekat. Proses evaluasi menyeluruh akan dilakukan, sebagaimana惯例 yang berlaku setelah setiap turnamen.

"Setiap event, entah itu Piala AFF, SEA Games, atau AFC Piala Asia, kami selalu melakukan evaluasi menyeluruh. Bukan hanya sekarang ini saja," tegasnya.

Catatan Kinerja Patrick Kluivert dengan Timnas Indonesia

Selama memimpin Timnas Indonesia dalam delapan pertandingan, Patrick Kluivert mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan.

Berikut rincian pertandingan tersebut:

  • Tiga Kemenangan: vs Bahrain (1-0) dan China (1-0) di Kualifikasi Piala Dunia, serta vs Taiwan (6-0) di FIFA Match Day.
  • Satu Imbang: vs Lebanon (0-0) di FIFA Match Day.
  • Empat Kekalahan: vs Australia (1-5), Jepang (0-6), Arab Saudi (2-3), dan Irak (0-1) di Kualifikasi Piala Dunia.

Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/14/683077/kluivert-pulang-kampung-usai-gagal-loloskan-indonesia-

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar