Bos Danantara Bakal Tinjau Ulang Operasi Whoosh, Ini Pemicunya!

- Jumat, 17 Oktober 2025 | 09:25 WIB
Bos Danantara Bakal Tinjau Ulang Operasi Whoosh, Ini Pemicunya!

Bos Danantara Siap Evaluasi Utang Whoosh, Tanggapi Penolakan Menkeu Purbaya

Rosan Roeslani, Chief Executive Officer (CEO) Danantara, merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak menggunakan dana APBN untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).

Rosan menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan kajian komprehensif mengenai skema pelunasan utang dan tidak akan menyerahkan penyelesaiannya sepenuhnya kepada Kementerian Keuangan.

"Kalau masalah Whoosh ya, saya juga ada sampaikan ke semua menteri, kemarin juga ke Pak Purbaya, bahwa kita kan sedang mengevaluasi, kita sedang mengevaluasi penyelesaian Whoosh ini secara keseluruhan, secara komprehensif," kata Rosan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2025.

Dalam evaluasi yang sedang berlangsung, Rosan menyebutkan akan disusun beberapa opsi penyelesaian. Opsi-opsi ini nantinya akan diajukan kepada kementerian terkait untuk diputuskan bersama.

"Karena ini kan melibatkan banyak kementerian, banyak ada kementerian perhubungan juga, ada Pak Menko (Airlangga), ada kementerian keuangan, dan ada kementerian lainnya," tambahnya.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya menegaskan komitmennya untuk tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna menutup utang proyek kereta cepat. Purbaya menilai Danantara memiliki kapasitas yang memadai untuk menangani kewajiban tersebut tanpa membebani keuangan negara.

Lebih lanjut, Purbaya mengusulkan agar Danantara mencicil utang Whoosh sebesar Rp2 triliun per tahun.

“Mereka cuma perlu bayar Rp2 triliun, kan? Untungnya Rp1,5 triliun. Basically, low cost-nya cuma Rp500 (miliar) yang kurang, kan? Dapat (dividen BUMN) setahun Rp90-100 triliun," jelas Purbaya usai rapat di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu, 15 Oktober 2025.

Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/16/683456/bos-danantara-siap-evaluasi-whoosh-usai-purbaya-tolak-bayar-utang-

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar