Kericuhan di Sorong Dipicu Pembakaran Mahkota Burung Cenderawasih oleh BKSDA Papua
Aksi protes yang dilakukan oleh sekelompok pemuda dan remaja di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Jumat (24/10/2025) dini hari, berakhir ricuh. Unjuk rasa ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap tindakan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua yang membakar mahkota burung cenderawasih beberapa waktu sebelumnya.
Jalan Utama Terblokade, Lalu Lintas Lumpuh
Sebagai bentuk protes, massa memblokade Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan pertokoan Saga, kompleks Sorpus. Mereka membakar ban bekas serta menumpuk batu dan ranting pohon di tengah jalan, yang mengakibatkan arus lalu lintas terhenti total.
Aparat Diterjang Lemparan Batu dan Botol
Aparat kepolisian dari Polsek Sorong Kota yang dipimpin langsung oleh AKP Disa Javier Suwarta Putra berupaya menenangkan massa dan mengimbau agar aksi dihentikan. Namun, upaya damai ini justru dibalas dengan lemparan batu, kayu, dan botol kaca oleh para pengunjuk rasa ke arah petugas.
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Kondisi Terkini
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt ke Perminas
Hotman Paris Bantu Kasus Es Gabus Suderajat: Perempuan Pemicu Viral Dicari Netizen
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Klarifikasi Resmi dan Kronologi Lengkap