PARADAPOS.COM - Persebaya Surabaya meraih kemenangan penting dengan skor telak 3-1 atas tuan rumah Bali United dalam laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (7 Februari 2026) malam. Hasil ini mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen. Di tempat lain, Persijap Jepara berhasil meraih tiga poin krusial di kandang sendiri lewat kemenangan tipis atas PSM Makassar, yang sedikit mengangkat mereka dari ancaman zona degradasi.
Persebaya Tunjukkan Dominasi di Kandang Bali United
Laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, menjadi bukti keefektifan strategi yang diterapkan pelatih Persebaya. Tim tamu tampil lebih agresif sejak menit awal dan berhasil melumpuhkan perlawanan Bali United. Tiga gol yang dicetak Persebaya mencerminkan koordinasi serangan yang solid, sementara satu gol balasan dari tuan rumah tak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. Kemenangan ini memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar bagi skuad Bajul Ijo menjelang pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Persijap Raih Kemenangan Tipis di Laga Sengit
Sementara itu, di Stadion Gelora Bumi Kartini, pertandingan berlangsung alot. Persijap Jepara harus berjuang keras melawan tekanan yang diberikan PSM Makassar. Gol tunggal yang menentukan kemenangan bagi tim tuan rumah justru berasal dari bunuh diri pemain lawan, menunjukkan betapa sengitnya duel di lapangan. Meski demikian, tiga poin yang diraih sangat berharga bagi upaya mereka bertahan di kompetisi tertinggi.
Pelatih Persijap, usai pertandingan, mengakui betapa berat perjuangan timnya. "Kami harus bekerja ekstra keras hari ini. Lawan memberikan tekanan yang sangat kuat, tetapi anak-anak bisa bertahan dan akhirnya mendapatkan hasil yang kami butuhkan," ungkapnya.
Dampak pada Klasemen
Dua hasil pertandingan ini memberikan dampak signifikan pada peta persaingan. Kemenangan tersebut membuat Persebaya Surabaya tetap kokoh berada di posisi lima besar klasemen dengan mengumpulkan 35 poin. Posisi ini membuat mereka tetap dalam perburuan slot untuk kompetisi kontinental. Di sisi lain, kemenangan Persijap menambah koleksi poin mereka menjadi 15, yang setidaknya membuka sedikit celah udara dari jeratan zona merah dan memberi harapan baru untuk menyelamatkan diri dari degradasi.
Analisis dari para pengamat menunjukkan bahwa konsistensi menjadi kunci utama di sisa musim ini. Bagi tim seperti Persebaya, tantangannya adalah mempertahankan momentum. Sementara bagi Persijap, pertandingan ini harus menjadi fondasi untuk membangun performa yang lebih stabil dan menghindari ketergantungan pada keberuntungan semata di pertandingan-pertandingan mendatang.
Artikel Terkait
Bulog Targetkan Ekspor 1 Juta Ton Beras ke Asia Tenggara pada 2026
NASA Targetkan Maret 2026 untuk Misi Berawak Artemis II, Evaluasi Perisai Panas Orion Berlanjut
Gakkum Kemenhut Panggil Direksi RAPP Terkait Kematian Gajah Sumatra di Konsesi
Media Malaysia Soroti Ketertinggalan Futsal, Indonesia Jadi Tolok Ukur