PARADAPOS.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memulai inspeksi keselamatan menyeluruh terhadap seluruh moda transportasi nasional, sebagai bagian dari persiapan menyambut arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah tidak hanya fokus pada uji kelaikan armada, tetapi juga menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp911,16 miliar berupa diskon tiket serta program mudik gratis untuk meringankan beban masyarakat. Langkah-langkah terkoordinasi ini bertujuan menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan pulang ke kampung halaman.
Inspeksi Ketat Semua Moda Transportasi
Menyikapi puncak arus mudik yang diprediksi akan sangat padat, Kemenhub menggelar kegiatan ramp check atau pemeriksaan mendadak di lapangan. Inspeksi ini mencakup semua sarana dan prasarana, mulai dari transportasi darat, laut, udara, hingga perkeretaapian. Tujuannya jelas: memastikan setiap unit dalam kondisi prima sebelum digunakan untuk mengangkut jutaan pemudik.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan komitmennya dalam memantau kesiapan tersebut langsung dari Jakarta. "Kami melakukan ramp check atau uji kelaikan persiapan sarana prasarana yang berkaitan dengan moda transportasi baik darat, laut, udara, serta kereta api," jelasnya.
Sinergi Antar Kementerian dan Program Mudik Gratis
Persiapan tidak berhenti pada pengecekan kendaraan. Kemenhub juga berkoordinasi erat dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memastikan kondisi jalan tol dan jalur arteri nasional siap menampung lonjakan kendaraan. Upaya fisik ini diperkuat dengan kebijakan sosial berupa peluncuran program Mudik Gratis, yang menyediakan 401 bus ke 34 kota serta kuota puluhan ribu kursi untuk transportasi laut dan kereta.
Dudy Purwagandhi menambahkan, sinergi antar lembaga menjadi kunci utama. "Ini kami koordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar masyarakat yang melintasi kedua jalan tersebut dapat berjalan dengan aman dan nyaman," tuturnya.
Stimulus Diskon Tiket dan Pengaturan Waktu Kerja
Di sisi kebijakan ekonomi, pemerintah menggelontorkan stimulus khusus senilai hampir satu triliun rupiah. Paket ini dirancang untuk langsung meringankan kantong masyarakat dengan berbagai diskon tarif. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan rinciannya, mulai dari diskon tiket pesawat domestik 17-18 persen, tarif kapal penumpang 30 persen, hingga potongan harga tiket kereta api sebesar 30 persen yang berlaku pada pertengahan Maret 2026.
"Tahun ini dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar berasal dari APBN maupun non-APBN," tegas Airlangga.
Selain insentif finansial, strategi pengurai kepadatan juga dilakukan melalui kebijakan fleksibilitas hari kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta. Pengaturan ini diharapkan dapat meratakan gelombang keberangkatan. Koordinasi intensif antara Kemenhub, Korps Lalu Lintas Polri, dan Direktorat Jenderal Bina Marga terus digalakkan untuk memantau dan mengendalikan situasi lalu lintas hingga hari raya tiba.
Artikel Terkait
MSCI Turunkan Peringkat INDF dan Keluarkan Dua Emiten dari Indeksnya
Manchester United Diselamatkan Gol Injury Time, Imbangi West Ham 1-1
Gangguan KRL Jakarta-Bogor Akibat Asap di Gerbong, Layanan Terganggu
Iran Buka Pintu Dialog Nuklir dengan AS, Meski Diwarnai Ketidakpercayaan