Tiga Dapur Gizi Polri di Belitung Resmi Beroperasi, Dukung Program Makanan Bergizi Gratis

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:25 WIB
Tiga Dapur Gizi Polri di Belitung Resmi Beroperasi, Dukung Program Makanan Bergizi Gratis

PARADAPOS.COM - Tiga unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun Polri di Pulau Belitung telah resmi beroperasi. Fasilitas baru ini diharapkan dapat mempercepat distribusi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat, termasuk pelajar, tenaga pendidik, serta ibu hamil dan menyusui di wilayah tersebut. Peresmian menandai dimulainya upaya konkret untuk mendukung program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

Dapur SPPG Embun Satam Mulai Beroperasi

Peresmian dapur SPPG Embun Satam di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo. Dapur yang berlokasi di Tanjungpandan ini ditargetkan dapat melayani hampir tiga ribu penerima manfaat. Operasional penuhnya dijadwalkan dimulai pada 23 Februari 2026, bertepatan dengan minggu pertama bulan Ramadan, dengan penyaluran tahap awal berupa menu makanan kering.

Kapolres Sarwo Edi Wibowo menjelaskan cakupan sasaran program yang luas. "Sasaran program mencakup siswa taman kanak-kanak, sekolah dasar, SMP, SMA/SMK, tenaga pendidik, hingga ibu hamil dan ibu menyusui," ucapnya pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Ia menambahkan detail mengenai waktu pelaksanaan. "Kegiatan ini masih dalam tahap peluncuran dan akan mulai beroperasi secara efektif pada hari Senin mendatang. Mengingat hari Jumat berlangsung lebih singkat, pelaksanaan penuh dijadwalkan awal pekan depan. Adapun jumlah penerima manfaat tercatat sekitar 2.642 orang, yang terdiri atas siswa TK, SD, SMP, dan SMK, serta kemungkinan juga menyasar Posyandu," terangnya.

Strategi Distribusi Bertahap untuk Antisipasi Kendala

Di sisi lain, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Belitung, Enggit Clara, memaparkan gambaran kebutuhan dan strategi distribusi. Untuk melayani seluruh penerima manfaat di kabupaten tersebut, dibutuhkan puluhan dapur dengan berbagai skala. Kehadiran tiga dapur SPPG Polres ini dinilai signifikan karena menambah jumlah unit yang beroperasi dan diperkirakan mampu menjangkau sekitar 13 ribu orang.

Namun, proses penyaluran tidak dilakukan sekaligus. Pendekatan bertahap dipilih untuk memastikan kelancaran dan keamanan distribusi. "Namun pada tahap distribusi awal, kami tidak langsung menyalurkan kepada 2.000 orang tersebut. Kami akan memulai secara bertahap dari 1.000 penerima manfaat terlebih dahulu agar alur distribusi dapat terpantau dan dievaluasi dengan baik," kata dia.

Langkah kehati-hatian ini, lanjut Enggit, juga merupakan bentuk mitigasi. "Selanjutnya, pada minggu berikutnya jumlahnya akan ditingkatkan menjadi 1.500 penerima manfaat, hingga akhirnya mencapai 2.000 secara bertahap," jelasnya. Metode ini diambil untuk mengantisipasi kendala teknis sekaligus meminimalkan potensi kontaminasi silang atau kejadian luar biasa (KLB) yang dapat mengganggu program.

Dukungan untuk Program Prioritas Nasional

Secara keseluruhan, ketiga dapur SPPG Polri tersebut tersebar di dua kabupaten: satu di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, dan dua lainnya di Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Keberadaan fasilitas-fasilitas baru ini bukan sekadar penambahan infrastruktur, melainkan bagian dari upaya sistematis untuk mempercepat realisasi program Makanan Bergizi Gratis di daerah.

Program ini sendiri merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah yang diharapkan dapat langsung menyentuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan status gizi kelompok rentan. Operasional dapur SPPG di Belitung menjadi contoh implementasi di lapangan yang melibatkan kolaborasi antar-instansi untuk mencapai tujuan tersebut.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar