PARADAPOS.COM - PPM Manajemen dan Perkumpulan Strada resmi menjalin kemitraan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dunia pendidikan. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta pada Jumat, 13 Februari, dengan fokus pada pengembangan kompetensi manajerial dan kepemimpinan bagi para pendidik.
Komitmen untuk Transformasi Pendidikan
Kolaborasi antara lembaga manajemen dan yayasan pendidikan ini menandai sebuah langkah konkret dalam menjawab tantangan peningkatan mutu pendidikan. Kedua belah pihak sepakat bahwa transformasi memerlukan fondasi sumber daya manusia yang kuat, terutama di tingkat kepemimpinan dan manajemen sekolah.
Dalam pernyataannya, Ketua Umum Pengurus Yayasan PPM, Tjahjono Soerjodibroto, mengapresiasi visi besar Perkumpulan Strada.
"Kami melihat Perkumpulan Strada tengah bersiap melakukan sebuah akselerasi besar yang merupakan sebuah lompatan tinggi untuk menghadirkan standar pendidikan yang lebih relevan dan berdampak luas," ungkapnya.
Mini MM dan Pendidikan Formal sebagai Pilar Utama
Implementasi kerja sama ini akan diwujudkan melalui beberapa program kunci. Pilar pertama adalah program Mini MM yang akan diselenggarakan oleh PPM School of Management, dirancang untuk mengasah kompetensi praktis para pemimpin pendidikan.
Secara paralel, Perkumpulan Strada juga mendorong staf pendidiknya untuk melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktoral sebagai investasi intelektual jangka panjang. Menurut Tjahjono, pendekatan ganda ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin pendidikan yang unggul.
"Kombinasi antara penguatan kompetensi praktis melalui Mini MM dan pendalaman akademik melalui pendidikan formal akan melahirkan barisan pemimpin pendidikan unggul dan memiliki visi strategis jangka panjang," jelas dia.
Personalia sebagai Akar Perubahan
Dari sisi Perkumpulan Strada, komitmen terhadap penguatan SDM ditempatkan sebagai fondasi utama. Romo Odemus Bei Witono, SJ, M.M., Direktur Perkumpulan Strada, menggunakan analogi yang gamblang untuk menggambarkan pentingnya aspek ini.
"Berdasarkan visi dan misi Perkumpulan Strada, kami melihat bahwa personalia ibarat akar pohon yang menghidupi dan menyuburkan pohon sehingga menghasilkan buah yang melimpah," tuturnya.
Melalui program ini, diharapkan para guru dan pimpinan di lingkungan Strada mendapatkan energi serta perspektif baru untuk melakukan terobosan dalam pengelolaan lembaga. Romo Odemus juga menekankan pentingnya materi spesifik seperti kepemimpinan dan pemasaran.
"Kami berharap materi leadership benar-benar membantu kami bergerak dengan kejelasan visi dan memberi dampak nyata bagi lembaga. Program terkait marketing juga penting agar layanan kami makin dikenal," tambahnya.
Lebih dari Sekadar Nota Kesepahaman
Acara penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh pimpinan dari kedua institusi, mencerminkan keseriusan dalam menjalin kemitraan. Dr. Wendra dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM menegaskan bahwa esensi kerja sama ini melampaui aspek administratif semata.
"Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan jangka panjang yang produktif serta memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekosistem pendidikan nasional," pungkas Dr. Wendra.
Pernyataan ini menggarisbawahi harapan bahwa sinergi antara keahlian manajemen dari PPM dan jaringan pendidikan dari Strada dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya bagi internal lembaga tetapi juga bagi lanskap pendidikan yang lebih luas.
Artikel Terkait
Pemerintah Cairkan Bantuan Rp139,45 Miliar untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi Sumatra
Mantan Kapolres Bima Kota Hadapi Sidang Etik Polri Terkait Dua Kasus Narkoba
Hamas Tolak Ultimatum Israel untuk Melucuti Senjata dalam 60 Hari
Pengamat Minta Pemerintah Antisipasi Cuaca Ekstrem di Puncak Mudik Lebaran 2026