545 Calon Haji Kendari Selesaikan Administrasi, Tunggu Pembentukan Kloter

- Kamis, 19 Februari 2026 | 07:25 WIB
545 Calon Haji Kendari Selesaikan Administrasi, Tunggu Pembentukan Kloter

PARADAPOS.COM - Sebanyak 545 calon jemaah haji asal Kota Kendari telah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kini berada dalam tahap menunggu pembentukan kelompok terbang (kloter). Proses penting seperti pengurusan paspor, pemeriksaan kesehatan, hingga vaksinasi meningitis dan polio telah tuntas dilalui, menyisakan persiapan akhir menjelang keberangkatan yang dijadwalkan pada bulan Mei mendatang.

Persiapan Administrasi Dinyatakan Rampung

Berdasarkan catatan resmi dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat, tidak ada lagi berkas yang tertinggal dari ratusan calon jemaah tersebut. Mereka telah melalui serangkaian prosedur standar yang ketat, sebuah langkah wajib untuk memastikan kelancaran perjalanan spiritual ke Tanah Suci. Penyelesaian tahap ini menjadi sinyal positif, menandai peralihan fokus dari urusan dokumen ke persiapan mental dan fisik.

Menunggu Pembentukan Kloter dan Manasik

Dengan administrasi yang sudah beres, perhatian kini tertuju pada penentuan kelompok terbang dan pelaksanaan manasik haji. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kendari, Sunardin, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai tahapan selanjutnya.

"Secara administrasi seluruhnya sudah selesai. Saat ini para calon jemaah hanya menunggu pembentukan kloter dan mengikuti satu kali manasik yang disediakan oleh kementerian," ungkap Sunardin.

Ia melanjutkan bahwa rencana pembagian kloter telah memiliki peta awal. Sebanyak 393 orang calon jemaah diplot masuk dalam Kloter 32, sementara 155 lainnya akan tergabung dalam Kloter 34. Untuk beberapa kuota cadangan, alokasi kloternya masih menunggu kepastian terakhir dari otoritas pusat.

Pentingnya Menjaga Kondisi Kesehatan

Menjelang waktu keberangkatan, pihak kementerian melalui kantor daerahnya terus mengingatkan para calon jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan mereka. Pesan ini disampaikan bukan tanpa alasan. Ibadah haji dikenal sebagai ibadah yang menuntut ketahanan fisik prima, mengingat rangkaian ritualnya dilakukan di tengah cuaca dan lingkungan yang berbeda dari tanah air. Kebugaran tubuh harus dijaga sejak sekarang, selama menunaikan ibadah di Arab Saudi, hingga tiba kembali di Indonesia.

Dengan segala persiapan yang telah dan sedang dijalani, perjalanan spiritual ratusan warga Kendari ini diharapkan dapat berlangsung dengan lancar, khusyuk, dan penuh makna.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar