Saham Energi dan Batu Bara Jadi Penopang IHSG di Tengah Koreksi Tajam 7,89%

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 04:25 WIB
Saham Energi dan Batu Bara Jadi Penopang IHSG di Tengah Koreksi Tajam 7,89%

PARADAPOS.COM - Pasar saham Indonesia mengalami pekan yang berat pada awal Maret 2026, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam sebesar 7,89%. Namun, di balik sentimen negatif yang mendominasi, sejumlah saham dari sektor energi dan sumber daya alam justru tampil sebagai penopang utama, meredam laju penurunan indeks yang lebih dalam.

Kinerja Saham Penahan Bantingan

Tekanan jual yang luas sepanjang pekan 2 hingga 6 Maret 2026 memang mendorong IHSG turun signifikan dari level 8.235,48 ke posisi 7.585,68. Kapitalisasi pasar pun menyusut. Namun, analisis mendalam terhadap data statistik mingguan BEI mengungkap cerita yang berbeda di tingkat sektoral. Saham-saham komoditas, khususnya batu bara, menjadi penyelamat dengan memberikan kontribusi poin yang substansial terhadap indeks.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) memimpin dengan kinerja luar biasa, melonjak 18,44% dan menyumbang 3,71 poin. Pergerakan kuat ini diikuti oleh emiten batu bara lain seperti PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) yang naik 11,35% dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang melesat 14,62%. Tidak hanya batu bara, saham alat berat PT United Tractors Tbk. (UNTR) dan emiten gas alam PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) yang melonjak 19,38% juga turut memberikan napas bagi bursa.

Data Pasar Secara Keseluruhan

Di tengah ketangguhan beberapa saham unggulan tersebut, gambaran pasar secara keseluruhan tetap tercoreng catatan merah. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, merinci dampak pekan yang sulit ini terhadap aktivitas perdagangan.

"Rata-rata nilai transaksi harian BEI turut mengalami perubahan sebesar 16,64% menjadi Rp24,97 triliun, dari Rp29,95 triliun pada pekan sebelumnya," jelasnya dalam keterangan tertulis yang dirilis Sabtu (7/3/2026).

Penurunan juga terlihat pada volume dan frekuensi transaksi harian, yang masing-masing melemah 17% dan 7,33%. Arus modal asing pun masih negatif, dengan net sell harian pada Jumat (6/3) mencapai Rp263 miliar dan akumulasi tahun berjalan (year to date) menembus Rp7,29 triliun. Data-data ini menggambarkan kehati-hatian yang masih melingkupi pasar modal Indonesia.

Daftar Lengkap Top Leaders

Berikut adalah sepuluh saham yang memberikan kontribusi poin terbesar terhadap IHSG selama periode 2 – 6 Maret 2026, berdasarkan data BEI:

1. ITMG: 18,44% - Kontribusi: 3,71 poin
2. AADI: 11,35% - Kontribusi: 3,46 poin
3. UNTR: 3,85% - Kontribusi: 3,24 poin
4. PTBA: 14,62% - Kontribusi: 3,23 poin
5. ESSA: 19,38% - Kontribusi: 2,61 poin
6. ENRG: 3,69% - Kontribusi: 1,64 poin
7. BBSI: 13,78% - Kontribusi: 1,16 poin
8. ADRO: 2,56% - Kontribusi: 1,14 poin
9. SGRO: 12,08% - Kontribusi: 1,02 poin
10. LSIP: 11,06% - Kontribusi: 0,80 poin

Informasi ini disajikan untuk tujuan edukasi dan analisis pasar. Setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi investor setelah melakukan pertimbangan dan riset yang mendalam.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar