Damri Buka Rute Jakarta-Denpasar dan Optimalkan Layanan Lintas Batas untuk Mudik 2026

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:25 WIB
Damri Buka Rute Jakarta-Denpasar dan Optimalkan Layanan Lintas Batas untuk Mudik 2026

PARADAPOS.COM - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Perum Damri memperluas jangkauan layanannya dengan membuka rute antarpulau dan mengoptimalkan koneksi internasional. BUMN transportasi ini menghadirkan pilihan perjalanan darat langsung dari Jakarta ke Denpasar, sekaligus memastikan kesiapan angkutan lintas batas negara (ALBN) dari Kalimantan menuju Malaysia dan Brunei. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi pergerakan pemudik yang diperkirakan tetap tinggi, dengan fokus pada kenyamanan dan efisiensi perjalanan.

Rute Baru Jakarta-Denpasar: Opsi Darat untuk Pulang Kampung

Bagi warga yang ingin mudik ke Bali, Damri kini menawarkan alternatif transportasi darat melalui rute langsung Jakarta-Denpasar. Perjalanan ini diperkirakan memakan waktu sekitar 26 jam. Menjelang hari raya, layanan ini diharapkan dapat meringankan beban pemudik yang mencari pilihan selain transportasi udara.

General Manager Damri Cabang Jabodetabek, Nardi, memberikan gambaran mengenai tarif yang akan diterapkan. "Untuk layanan Jakarta–Denpasar, tarif normal berada di kisaran Rp590.000, dengan penyesuaian kenaikan di angka 5 hingga 20 persen selama masa angkutan Lebaran," tuturnya dalam sebuah kesempatan di Jakarta.

Menguatkan Koneksi Internasional dari Kalimantan

Selain rute antarpulau, Damri juga memprioritaskan penguatan layanan lintas batas. Jalur yang menghubungkan Pontianak dan Singkawang dengan Kuching di Malaysia serta Brunei Darussalam dipersiapkan untuk menampung lonjakan penumpang. Berdasarkan proyeksi internal, sekitar 8.000 penumpang diperkirakan akan menggunakan layanan ALBN selama periode Lebaran tahun ini.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, perusahaan menyiagakan puluhan armada. SVP Komersial dan Pengembangan Usaha Damri, Agus Hari Survijanto, memaparkan kesiapan operasional. "Kami menggunakan kerja sama dengan operator di sana. Jadi nanti dari Pontianak atau Singkawang, kita transfer di border (perbatasan). Setelah melewati kedua pintu perbatasan di Entikong atau Aruk, penumpang akan berganti dengan kendaraan dari perusahaan lokal Malaysia," jelasnya.

Kolaborasi teknis back-to-back dengan operator lokal Malaysia ini menjadi solusi atas kendala regulasi perizinan di wilayah setempat. Mekanisme ini memungkinkan perjalanan tetap berjalan lancar meski dengan pergantian kendaraan di titik perbatasan.

Kenyamanan Pemudik Tetap Jadi Prioritas

Meski melibatkan pergantian armada, Damri memastikan bahwa penumpang tidak akan direpotkan dengan sistem pembayaran ganda. Perusahaan menerapkan skema satu tarif dan satu tiket terintegrasi untuk seluruh perjalanan. Dengan demikian, pemudik tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan atau membeli tiket lagi saat berpindah kendaraan.

Penerapan sistem terpadu ini dinilai krusial untuk menjaga efisiensi waktu dan kenyamanan, terutama mengingat padatnya aktivitas di pos perbatasan negara selama musim mudik. Damri berharap langkah-langkah persiapan yang matang ini dapat meminimalkan hambatan bagi ribuan warga yang akan merayakan Lebaran bersama keluarga di seberang perbatasan.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar