PARADAPOS.COM - Seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan tewas dalam kondisi tinggal tulang di rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat. Jasad korban ditemukan oleh anaknya pada Sabtu (7/3/2026) pagi, sementara sejumlah barang berharga seperti sepeda motor dan ponsel dilaporkan hilang dari tempat kejadian. Polisi, yang tengah menyelidiki kasus ini, mengungkapkan bahwa korban diketahui tinggal bersama seorang suami siri yang kini menghilang dan kerap terlibat keributan rumah tangga.
Barang Berharga Hilang dari TKP
Selain kondisi jasad yang memprihatinkan, penyidik juga menemukan fakta bahwa sejumlah aset korban raib dari lokasi kejadian. Hilangnya barang-barang tersebut menjadi salah satu fokus penyelidikan untuk mengungkap motif kejahatan.
Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh menjelaskan, "Terdapat barang milik korban yang hilang berupa 1 unit sepeda motor Suzuki Adres, berpelat B-6613-ZME, berikut kunci kontak dan STNK-nya (BPKB dijaminkan sebagai jaminan kredit). Kemudian 1 unit handphone milik korban."
Suami Siri Menjadi Perhatian Penyidik
Pola hidup korban pun turut menjadi sorotan. Investigasi awal mengungkap bahwa DH sehari-hari tinggal bersama seorang pria yang disebut sebagai suami siri. Namun, pria tersebut kini tidak dapat dilacak keberadaannya pasca-penemuan jasad.
Chairul Saleh menegaskan, "Bahwa korban sehari-hari tinggal bersama dengan suami sirinya. Keberadaan suami siri korban saat ini tidak diketahui."
Keterangan dari lingkungan sekitar semakin memperkuat alur penyelidikan. Menurut seorang saksi yang merupakan Ketua RT setempat, hubungan korban dengan pasangan siri itu kerap diwarnai ketegangan. "Menurut keterangan Ketua RT berinisial SS bahwa antara korban dengan suami sirinya pernah memiliki riwayat keributan dalam rumah tangganya," lanjut Kapolsek Cinere itu.
Temuan Awal: Bubuk Kopi di Tubuh Korban
Tim penyidik juga menemukan kejanggalan lain saat melakukan pemeriksaan awal di TKP. Pada jenazah korban ditemukan taburan bubuk kopi, sebuah detail yang dicatat dengan cermat untuk kepentingan forensik dan penyelidikan lebih lanjut.
"Hasil pengecekan identifikasi ditemukan taburan bubuk kopi di jenazah korban," tutur Chairul mengonfirmasi temuan tersebut.
Kronologi penemuan bermula ketika anak korban bersama pacarnya datang untuk bersih-bersih ke rumah tersebut pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itulah mereka menemukan kondisi yang mengerikan. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian dan mengusut pelaku yang bertanggung jawab atas tragedi ini.
Artikel Terkait
DJP Datangi Kantor Metro TV untuk Bantu Pengisian SPT Tahunan 2025
Bambang Pamungkas Anggap Ejekan Anak Papa pada Persija Tak Perlu Dibahas
Pengadilan Tolak Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas, Status Tersangka Kuat
Pemerintah Targetkan Pengelolaan Sampah Naik Drastis Jadi 53% pada 2026