Car Free Night Malam Takbiran Ditetapkan Jadi Agenda Tahunan di Jakarta

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:50 WIB
Car Free Night Malam Takbiran Ditetapkan Jadi Agenda Tahunan di Jakarta

PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menjadikan kegiatan Car Free Night atau malam bebas kendaraan bermotor di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin pada malam takbiran sebagai agenda tahunan yang permanen. Keputusan ini diambil usai penyelenggaraan perdana yang dinilai sukses menciptakan suasana perayaan yang tertib dan meriah, meskipun sempat dihujani rintik hujan.

Gubernur Apresiasi Antusiasme dan Ketertiban Warga

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa acara serupa akan terus dilanjutkan dan dikemas lebih baik di tahun-tahun mendatang.

"Tentunya, acara-acara seperti ini akan menjadi acara yang kita jadikan tradisi, sehingga tahun depan kami selenggarakan dengan lebih rapi dan lebih baik," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (8/6).

Pramono, yang akrab disapa Pram, melihat gelaran perdana ini telah berhasil membangun tradisi baru yang positif. Ia secara khusus menyoroti semangat warga Jakarta yang tak surut oleh cuaca.

"Jadi, kami mengucapkan terima kasih atas car free night yang berjalan dengan baik. Walaupun awalnya sempat hujan, tetapi alhamdulillah sambutan warga Jakarta luar biasa. Hal itu terlihat dari animo yang sangat tinggi. Dan yang paling penting adalah semuanya berjalan aman dan nyaman," jelasnya.

Suasana Meriah dengan Berbagai Aktivitas

Kegiatan Car Free Night malam takbiran tersebut digelar mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Ruas jalan utama ibu kota yang biasanya ramai oleh lalu lintas kendaraan, berubah menjadi ruang publik yang hidup dan penuh kegembiraan.

Atmosfer perayaan terasa kental dengan diadakannya berbagai acara pendukung, seperti pawai obor yang menghangatkan suasana serta Festival Bedug yang memeriahkan malam dengan irama khas Lebaran.

Membangun Tradisi Baru Perkotaan

Kebijakan menjadikan acara ini sebagai agenda tetap menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam mengelola ruang kota untuk kepentingan sosial dan budaya. Langkah ini tidak hanya tentang pengaturan lalu lintas, tetapi lebih pada penciptaan momen kebersamaan yang aman dan tertib di tengah hiruk-pikuk ibu kota. Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini menjadi fondasi yang kuat untuk konsistensi pelaksanaan di masa depan, sekaligus menjawab kebutuhan warga akan ruang berekspresi yang teratur.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar