Menag Serukan Kekhusyukan dan Toleransi di Idulfitri 1447 H

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:25 WIB
Menag Serukan Kekhusyukan dan Toleransi di Idulfitri 1447 H

PARADAPOS.COM - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas suasana Idulfitri 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat dan damai di berbagai daerah. Dalam pernyataannya yang disiarkan secara langsung, Menag mengajak seluruh umat Islam untuk menjalankan salat Id dengan penuh kekhusyukan, serta mempererat tali silaturahmi dan toleransi dalam menyikapi perbedaan penentuan hari raya.

Ajakan untuk Kekhusyukan dan Toleransi

Dalam momentum hari raya yang penuh berkah ini, Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menghadirkan ketenangan batin dalam beribadah. Dia secara khusus menyampaikan harapannya kepada masyarakat, terutama di Jakarta, untuk dapat merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa dengan penuh penghayatan.

"Kami berharap seluruh masyarakat Jakarta bisa menunaikan hari raya Idulfitrinya masing-masing dengan penuh kekhusyukan," tuturnya dalam program Live Event Metro TV, Sabtu, 21 Maret 2026.

Pernyataan ini disampaikan dengan nada yang menenangkan, mengingatkan publik bahwa esensi Idulfitri terletak pada keikhlasan dan kedamaian, terlepas dari perbedaan metode penentuan awal Syawal yang kerap terjadi.

Memperkuat Silaturahmi dan Mengenang Leluhur

Usai menunaikan ibadah salat, rangkaian hari raya tidak berhenti di masjid atau lapangan. Menag menggarisbawahi bahwa langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah memperkuat hubungan antar manusia. Silaturahmi, dimulai dari lingkup terdekat, menjadi fondasi untuk memperkokoh persatuan bangsa.

"Setelah itu kita lanjutkan dengan silaturahmi pertama dengan orang tua, keluarga, dan tetangga," jelasnya.

Dalam konteks ini, dia juga mengingatkan tradisi ziarah kubur sebagai bagian yang menyentuh dari hari raya. Tradisi ini bukan sekadar ritual, melainkan bentuk penghormatan mendalam, pengenangan jasa, dan doa tulus untuk orang tua serta leluhur yang telah mendahului.

Doa untuk Kemakmuran Bangsa

Melengkapi serangkaian ajakannya, Nasaruddin Umar mengarahkan perhatian pada cita-cita kolektif yang lebih besar. Dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak lupa menyertakan doa bagi tanah air di tengah kebahagiaan pribadi dan keluarga.

Harapannya, Indonesia dapat terus tumbuh sebagai bangsa yang tidak hanya makmur dan sejahtera secara material, tetapi juga dipenuhi oleh kedamaian dan kerukunan antar seluruh warganya. Pesan ini menutup pernyataannya dengan nada optimis, mengajak semua pihak untuk membawa semangat Idulfitri ke dalam kehidupan berbangsa sehari-hari.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar