PARADAPOS.COM - Polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Bogor menerapkan sistem satu arah dari Jakarta menuju Puncak pada Minggu (22/3/2026) pagi. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan parah yang terjadi di jalur wisata tersebut, menyusul lonjakan arus kendaraan di hari kedua setelah Idulfitri. Rekayasa lalu lintas diberlakukan mulai pukul 07.30 WIB dengan memprioritaskan arus dari arah ibu kota.
Respons Cepat Atas Lonjakan Kendaraan
Keputusan untuk menerapkan sistem satu arah diambil berdasarkan data pemantauan lapangan yang menunjukkan peningkatan signifikan volume kendaraan. Pantauan di Gerbang Tol Ciawi, misalnya, mencatat sebanyak 3.200 kendaraan melintas menuju Puncak hanya dalam rentang waktu satu jam, antara pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Angka ini mencerminkan kenaikan lalu lintas sebesar 5 hingga 16 persen dibandingkan dengan akhir pekan biasa, sebuah situasi yang mendesak untuk segera diantisipasi.
Melihat kondisi tersebut, aparat kepolisian memutuskan untuk melaksanakan rekayasa lalu lintas lebih awal dari jadwal yang biasa diterapkan. Tujuannya jelas: mencegah stagnasi total di jalur-jalur utama yang berkelok dan menanjak menuju kawasan pegunungan.
Pemetaan Titik Rawan dan Pengaturan Personel
Untuk mengoptimalkan pengaturan, petugas telah memetakan sejumlah titik yang kerap menjadi sumber kemacetan. Kawasan Megamendung, Pasar Cisarua, dan area sekitar Gunung Mas menjadi fokus perhatian utama. Guna menjaga kelancaran di titik-titik rawan ini, sebanyak 120 personel dikerahkan untuk melakukan pengaturan secara intensif dan langsung di lapangan.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, menjelaskan alasan kebijakan yang diambil. "Mengingat volume kendaraan menuju Puncak meningkat, kami menerapkan rekayasa lalu lintas one way dengan memprioritaskan arus dari arah Jakarta," tuturnya.
Arus Balik Ditangani Secara Situasional
Sementara arus menuju Puncak diatur ketat, pengelolaan lalu lintas untuk kendaraan yang menuju Jakarta, atau arus balik, dilakukan dengan pendekatan yang lebih fleksibel. Kebijakan terkait arah ini akan ditetapkan secara situasional, bergantung pada dinamika dan kepadatan kendaraan yang dipantau secara real-time oleh petugas di pos-pos pengawasan.
Masyarakat yang berencana melintasi jalur ini diimbau untuk selalu memperbarui informasi terkini. Perkembangan situasi lalu lintas, termasuk kemungkinan perubahan sistem pengaturan, dapat diakses melalui kanal komunikasi resmi yang disediakan oleh Satlantas Polres Bogor. Kesiapan dan kewaspadaan pengendara menjadi faktor kunci dalam menciptakan perjalanan yang aman dan lancar di tengah tingginya arus mudik Lebaran.
Artikel Terkait
Mudik Lebaran 2026 Lancar, Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa Turun Drastis
Warga Irak Ditangkap Diduga Bunuh Cucu Mpok Nori di Kontrakan Jakarta Timur
Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi Polri dan TNI Jadi Prioritas Utama
KPK Ubah Status Tahanan Mantan Menag Yaqut dari Lembaga ke Rumah