PARADAPOS.COM - Puspa, istri dari Hariyanto—sopir truk tangki bahan bakar minyak yang tewas dalam kecelakaan beruntun di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan—masih dalam keadaan syok berat. Peristiwa nahas yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalinsum Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya itu merenggut nyawa 16 orang, termasuk suaminya. Sebelum tragedi itu terjadi, Hariyanto sempat menawari Puspa untuk dibelikan buah nanas—sebuah momen kecil yang kini menjadi kenangan pilu.
Air Mata di Depan Kamar Jenazah
Sore harinya, saat ditemukan di depan pintu masuk kamar jenazah Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau, Puspa tampak linglung. Wajahnya kusut, matanya sembab. Ia nyaris tak mampu berkata-kata. Kesedihan yang mendalam bercampur rasa tidak percaya masih menyelimuti dirinya.
“Tidak bisa dibayangkan lagi sekarang ini perasaannya saya, tidak bisa berkata apa-apa lagi,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Puspa baru menerima kabar duka itu sekitar pukul 15.30 WIB. Tanpa pikir panjang, ia langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Namun di tengah perjalanan, rombongannya diarahkan ke rumah sakit karena jenazah Hariyanto sudah lebih dulu dievakuasi ke sana.
“Ketika mau ke TKP, di jalan langsung ke rumah sakit (di Kota Lubuklinggau), katanya sudah dibawa ke rumah sakit,” lanjutnya.
Meninggalkan Tiga Anak yang Masih Kecil
Kehilangan ini terasa semakin berat karena Hariyanto meninggalkan Puspa dan tiga anak mereka yang masih membutuhkan sosok ayah. Anak tertua berusia 17 tahun, sementara yang bungsu baru menginjak 10 tahun. Puspa kini harus menjalani peran ganda sebagai ibu sekaligus kepala keluarga.
“Anak yang paling besar sudah umur 17 tahun, paling kecil 10 tahun,” jelasnya dengan nada lirih.
Kecelakaan maut yang melibatkan bus ALS dan truk tangki BBM ini menjadi salah satu insiden paling memilukan di jalur lintas Sumatera tahun ini. Tim kepolisian dan petugas medis masih terus melakukan identifikasi korban serta proses evakuasi di lokasi kejadian.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polisi Didorong Segera Tangkap Pengasuh Ponpes di Pati yang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual terhadap Puluhan Santri
BCA Research: Tujuh Faktor Masih Menahan Resesi Global, Namun Risiko Membesar Jika Selat Hormuz Tertutup hingga 2026
Dolar AS Tertekan ke Level 98,017, Pasar Optimis Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Terwujud
Mendagri Tito Karnavian Dorong Pemda Tingkatkan Inovasi untuk Kendalikan Inflasi, Tekan Kemiskinan dan Pengangguran