PARADAPOS.COM - Sepanjang pekan terakhir, Ibu Kota Jakarta dihadapkan pada sejumlah isu penting yang mencakup penanganan banjir, persiapan menyambut arus mudik Lebaran, hingga respons terhadap arahan nasional. Mulai dari banjir yang merendam permukiman di Ciracas akibat kiriman air dari hulu, upaya Pemprov DKI mengikuti imbauan penghematan BBM dan WFH, hingga persiapan infrastruktur dan wisata untuk menyambut libur panjang Idul Fitri 2026 menjadi sorotan utama.
Banjir Ciracas Dipicu Air Kiriman dari Depok
Sebanyak sepuluh Rukun Warga (RW) di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, terendam banjir. Kejadian ini, menurut analisis pihak berwenang, lebih disebabkan oleh luapan air kiriman dari wilayah hulu, khususnya kawasan Cimanggis di Depok, ketimbang curah hujan lokal yang tinggi.
Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, menjelaskan kronologi kejadian. "Hujan di sini mulai Sabtu (21/3) sekitar pukul 16.30 WIB sampai menjelang malam. Tapi air mulai naik itu sekitar pukul 19.00 WIB, saat hujan sudah berhenti," tuturnya pada Minggu. Ia menegaskan, "Ini menandakan kiriman dari hulu sangat besar."
Respons Pemprov DKI Terhadap Arahan Penghematan
Di sisi kebijakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan opsi penerapan kerja dari rumah (WFH). Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dampak gejolak ekonomi global.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan komitmennya. "Apa yang menjadi arahan dari pemerintah pusat akan dijalankan di DKI Jakarta juga," ujarnya saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa.
Penambalan Jalan untuk Arus Mudik Lebaran
Menyongsong puncak arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kota Jakarta Timur gencar melakukan perbaikan infrastruktur jalan. Upaya ini bertujuan menciptakan rasa aman dan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi melintasi wilayah tersebut.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, melaporkan progres pekerjaan. "Tercatat tanggal 1-15 Maret ini sudah ada 1.554 titik jalan berlubang yang berhasil ditambal oleh tim Satgas Kuning untuk kenyamanan pemudik motor maupun mobil," jelasnya pada Rabu.
Antisipasi Lonjakan Wisatawan di Ibu Kota
Pemprov DKI juga tidak lupa mempersiapkan sektor pariwisata. Berbagai langkah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan warga ke berbagai lokasi wisata di Jakarta selama periode libur Lebaran mendatang.
Gubernur Pramono Anung mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan melalui koordinasi intensif. Pihaknya telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan para pengelola tempat wisata untuk memastikan kelancaran.
Bus Atap Terbuka Transjakarta Sambut Lebaran
Sementara itu, untuk menambah alternatif berwisata di kota, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) merekomendasikan penggunaan bus atap terbuka. Layanan ini diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana Hari Raya dengan menjelajahi kawasan bersejarah Jakarta.
Melalui bus ini, penumpang diajak menelusuri area yang menjadi fondasi sejarah kota, sambil menikmati pemandangan urban dari ketinggian. Pengalaman perjalanan yang berbeda ini diharapkan dapat memperkaya kegiatan liburan warga di Ibu Kota.
Artikel Terkait
Harga BBM Tetap Stabil di Arus Balik Lebaran Meski Gejolak Minyak Dunia
Silaturahmi Idul Fitri di Pangkep Berakhir Tragis, Pria Ditebas Parang Kerabat
Vinicius Junior Bawa Real Madrid Taklukkan Atletico Madrid dalam Derby yang Sengit
KPK Beri Tahanan Rumah ke Yaqut Cholil Qoumas, Langkah yang Dinilai Menyimpang dari Tradisi