Guru SMK di Situbondo Dianiaya Murid Saat Jam Pelajaran

- Jumat, 10 April 2026 | 17:25 WIB
Guru SMK di Situbondo Dianiaya Murid Saat Jam Pelajaran

PARADAPOS.COM - Seorang guru di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh muridnya sendiri pada Jumat (10/4/2026). Peristiwa yang terjadi di dalam kelas saat jam pelajaran ini kini sedang dalam penyelidikan Satreskrim Polres Situbondo. Korban, yang diketahui berinisial PU, dilaporkan mengalami luka lebam di bagian wajah.

Proses Hukum untuk Pelaku di Bawah Umur

Kapala Satuan Reserse Kriminal Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Menyadari kompleksitas kasus yang melibatkan pelajar di bawah umur, polisi menyatakan akan melibatkan instansi terkait dalam proses hukumnya.

"Kami sedang mendalami dan akan memanggil untuk klasifikasi terhadap terlapor. Karena terlapor masih di bawah umur, kami juga perlu berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember dalam penanganan perkara ini," jelas Agung di Situbondo.

Kronologi Insiden di Dalam Kelas

Berdasarkan informasi awal, suasana gaduh di dalam kelas memicu rangkaian kejadian. Saat mengajar di kelas XI jurusan teknik sepeda motor, sang guru menegur para siswanya agar lebih tenang. Teguran inilah yang diduga memicu kemarahan salah seorang murid berinisial UH.

Dengan dalih meminta izin ke kamar mandi, siswa tersebut menghampiri meja guru. Bukannya berbicara, UH justru secara tiba-tiba melayangkan pukulan ke arah wajah gurunya, yang saat itu tidak menduga akan diserang. Insiden ini pun langsung memicu kepanikan di ruang kelas.

Langkah Penanganan dan Dampak

Polisi saat ini masih melakukan pendalaman terhadap motif dan latar belakang kejadian. Selain memeriksa saksi-saksi, penyidik juga akan mempertimbangkan aspek perlindungan anak dalam proses hukum selanjutnya, mengingat status pelaku sebagai anak di bawah umur. Kasus kekerasan di lingkungan pendidikan seperti ini kembali menyoroti pentingnya penanganan konflik dan komunikasi yang efektif antara guru dan siswa.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar