Kapolres Depok Duduk Bersama Jamaah Masjid, Ajak Dialog Warga Tekan Curanmor

- Jumat, 24 April 2026 | 15:00 WIB
Kapolres Depok Duduk Bersama Jamaah Masjid, Ajak Dialog Warga Tekan Curanmor
PARADAPOS.COM - Suasana Masjid Jami Baitul Ma’mur di Desa Rawapanjang mendadak berbeda pada Jumat siang itu. Bukan sekadar karena kumandang azan, melainkan kehadiran jajaran Polres Metro Depok yang tengah menggelar program Jumat Keliling (Jumling) dan Jumat Curhat. Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras, turun langsung membaur dengan jamaah, menjadikan momen ibadah sebagai ajang dialog untuk menekan angka kriminalitas.

Membangun Kedekatan Tanpa Sekat

Kapolres Abdul Waras tampak duduk di antara warga tanpa jarak formal. Ia tidak hadir semata-mata sebagai pejabat, melainkan sebagai pendengar yang ingin menyerap langsung denyut kehidupan masyarakat. “Kami menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara kepolisian dengan tokoh agama, serta masyarakat setempat,” ujar Abdul, Jumat (24/4/2026). Baginya, pendekatan ini bukan sekadar seremoni. Program Jumat Keliling menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan keresahan dan harapan secara langsung.

Dialog Santai, Aspirasi Mengalir

“Kami turut membuka ruang dialog melalui program Jumat curhat untuk mendengar langsung aspirasi dan permasalahan warga,” jelasnya. Dalam percakapan yang berlangsung santai, satu per satu persoalan mulai mengemuka. Salah satu yang paling menonjol adalah keluhan tentang maraknya pencurian kendaraan bermotor yang belakangan meresahkan warga Desa Rawapanjang.

Strategi Preventif dari Kapolres

Menanggapi kekhawatiran itu, Kombes Abdul Waras memberikan sejumlah imbauan praktis. “Warga dapat menggunakan kunci ganda pada kendaraan, mengaktifkan siskamling, serta memarkir kendaraan di tempat yang aman di dalam rumah,” ucapnya. Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Melalui dialog langsung seperti ini, polisi berharap pesan-pesan preventif bisa lebih mudah diterima dan diterapkan oleh masyarakat.

Sinergi untuk Lingkungan yang Lebih Aman

Kehadiran polisi di tengah jamaah masjid ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis bisa menjadi strategi efektif dalam menjaga stabilitas keamanan. Tidak ada jarak, tidak ada sekat. Yang ada hanyalah percakapan hangat antara warga dan aparat, saling mendengar, dan bersama-sama mencari solusi atas persoalan sehari-hari.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar