Tembok SDN Tebet Barat 08 Roboh Diterjang Hujan, Sekolah Terapkan PJJ Demi Keamanan

- Selasa, 05 Mei 2026 | 10:50 WIB
Tembok SDN Tebet Barat 08 Roboh Diterjang Hujan, Sekolah Terapkan PJJ Demi Keamanan
PARADAPOS.COM - Hujan deras yang mengguyur Jakarta Selatan pada Senin malam menyebabkan tembok pembatas Sekolah Dasar Negeri Tebet Barat 08 Pagi roboh. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu memaksa pihak sekolah memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh siswa pada hari Selasa (5/5/2026) demi faktor keamanan. Kepala sekolah, Daryono, mengonfirmasi bahwa robohnya tembok dipicu oleh kerusakan turap di bawahnya yang tak mampu menahan tekanan air.

Penyebab dan Dampak Kerusakan

Daryono menjelaskan, kerusakan turap menjadi akar masalah utama. Struktur penahan tanah itu sudah tidak kuat menahan derasnya aliran air saat hujan. Akibatnya, tembok sekolah ikut ambruk. Bukan hanya tembok, peristiwa ini juga merobohkan lima petak bangunan kantin yang berada di sekitarnya. Pihak sekolah pun bergerak cepat. Setelah mendapat laporan, Daryono langsung berkoordinasi dengan para koordinator kelas dan guru. Keputusan untuk beralih ke sistem PJJ diambil pada malam yang sama. "Hari ini pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena memang untuk keamanan itu kan harus diutamakan. Jadi anak-anak hari ini tetap dilaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), tapi PJJ," ujar Daryono saat dikonfirmasi pada Selasa pagi.

Langkah Perbaikan dan Prosedur Keamanan

Proses perbaikan pun segera dimulai. Daryono mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Alat berat sudah dikerahkan ke lokasi untuk mengangkut puing-puing bangunan yang berserakan. Satu hal yang menjadi perhatian khusus adalah atap kantin yang ikut roboh. Daryono menegaskan bahwa atap tersebut harus segera diturunkan seluruhnya. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko kecelakaan yang mungkin terjadi. "Instruksi dari pimpinan juga supaya atap-atap itu harus dalam keadaan diturunkan, sebab ini takutnya kan berbahaya juga buat anak-anak. Jadi kalau sudah rapi, sudah aman untuk anak, insyaallah segera masuk," tuturnya.

Target Penyelesaian dan Jam Belajar

PJJ akan terus berlaku hingga seluruh proses perbaikan dinyatakan selesai. Daryono berharap pekerjaan ini bisa rampung dalam waktu dekat. Ia menekankan bahwa target utama adalah mengembalikan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah bagi para siswa. "Target selesainya segera ya karena memang ini untuk keamanan dan kenyamanan anak-anak," ungkapnya. Sekadar informasi, jam belajar di SDN Tebet Barat 08 Pagi terbagi menjadi dua sesi. Untuk hari Senin hingga Kamis, kelas bawah belajar dari pukul 06.30 hingga 10.30 WIB. Sementara itu, kelas atas memiliki jadwal lebih panjang, yaitu dari pukul 06.30 hingga 13.45 WIB. Belum diketahui apakah jadwal ini akan berubah selama masa perbaikan.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar