Pemprov DKI Tambah Lokasi Car Free Day di Rasuna Said, Kaji Penyesuaian Jam Pelaksanaan

- Rabu, 06 Mei 2026 | 19:50 WIB
Pemprov DKI Tambah Lokasi Car Free Day di Rasuna Said, Kaji Penyesuaian Jam Pelaksanaan
PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menambah lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Langkah ini diambil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai bagian dari komitmen memperluas ruang publik dan mendorong pola hidup sehat bagi warga Ibu Kota. Selain penambahan titik, Pemprov DKI juga tengah mengkaji kemungkinan penyesuaian jam pelaksanaan CFD agar lebih optimal.

Alasan Pemilihan Kawasan Rasuna Said

Pemilihan kawasan Rasuna Said bukan tanpa pertimbangan. Pramono menjelaskan bahwa area ini dipilih untuk mengurai kepadatan aktivitas warga yang selama ini terpusat di kawasan Bundaran HI, Sudirman, dan Thamrin. Dengan adanya titik baru, diharapkan masyarakat memiliki lebih banyak alternatif untuk berolahraga dan berekreasi di akhir pekan tanpa harus bepergian jauh ke pusat kota. “Dengan penambahan lokasi Car Free Day, masyarakat Jakarta punya lebih banyak pilihan untuk beraktivitas sehat di Ibu Kota,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.

Evaluasi Waktu Pelaksanaan CFD

Selain menambah lokasi, pemerintah daerah juga tidak tinggal diam. Saat ini, Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kemungkinan penyesuaian waktu pelaksanaan CFD. Tujuannya jelas, agar program ini bisa dimanfaatkan secara lebih maksimal oleh masyarakat dari berbagai kalangan. “Kami juga akan melakukan penyesuaian, termasuk kemungkinan perubahan jam pelaksanaan Car Free Day agar lebih optimal dimanfaatkan masyarakat,” tutur Pramono.

Integrasi dengan Program Lingkungan Lainnya

Pramono menegaskan bahwa penyediaan ruang terbuka yang lebih merata bukanlah sekadar proyek seremonial. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang membangun Jakarta yang lebih sehat dan asri. Ke depan, program CFD akan diintegrasikan dengan program lingkungan lainnya, seperti pemilahan sampah. Langkah ini diambil untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan kota secara menyeluruh. Suasana di lapangan, seperti yang terlihat dalam ilustrasi, menunjukkan antusiasme warga yang memanfaatkan momen bebas kendaraan untuk berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar menikmati udara pagi yang lebih segar.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar