PARADAPOS.COM - Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Barbara Szymanowska, menyatakan optimisme terhadap peningkatan perdagangan, investasi, dan kerja sama bisnis bilateral. Pernyataan ini disampaikan dalam acara peringatan 235 tahun Konstitusi 3 Mei 1791 di Jakarta, Selasa malam. Menurutnya, minat masyarakat Indonesia terhadap produk Polandia terus bertumbuh, sementara kopi Indonesia semakin populer di Polandia. Acara tersebut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, serta sejumlah duta besar negara sahabat.
Semangat Konstitusi 3 Mei 1791
Peringatan tahun ini menandai 235 tahun sejak Konstitusi 3 Mei 1791 disahkan. Dalam sambutannya, Szymanowska menekankan bahwa dokumen tersebut merupakan konstitusi modern pertama di Eropa dan kedua di dunia. Ia menyebutnya sebagai pencapaian luar biasa bagi bangsa Polandia.
“Ini konstitusi modern pertama di Eropa dan kedua di dunia,” ujarnya.
Di tengah bayang-bayang kekuasaan absolut yang masih melanda banyak negara Eropa kala itu, Polandia justru memilih jalan berbeda. Jalan itu, kata Szymanowska, berlandaskan pada kebebasan, tanggung jawab sosial, dan kepentingan publik. Semangat ini, lanjutnya, tetap bertahan meski Polandia sempat terpecah dan berada di bawah kekuasaan asing selama lebih dari satu abad.
“Itu adalah keberanian, tekad, dan keyakinan terhadap nilai kebebasan yang memungkinkan Polandia bangkit dan berkembang,” tuturnya.
Hubungan Bilateral yang Terus Menguat
Di luar konteks sejarah, Szymanowska juga menyoroti pentingnya prinsip Piagam PBB di tengah tantangan global saat ini. Ia menekankan perlunya penghormatan terhadap integritas teritorial, kemanusiaan, dan hukum internasional.
Kerja sama Indonesia-Polandia, menurut Szymanowska, tercermin nyata dalam partisipasi bersama pada misi perdamaian PBB di Lebanon melalui UNIFIL. Ia pun menyampaikan penghormatan khusus kepada prajurit Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas perdamaian.
“Polandia turut menyampaikan penghormatan kepada prajurit Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas perdamaian,” ungkapnya.
Dari sisi ekonomi, hubungan kedua negara terus menunjukkan tren positif. Szymanowska mencatat bahwa Polandia kini menjadi salah satu ekonomi paling sukses di Eropa dan semakin aktif dalam berbagai forum internasional. Ia melihat adanya kesamaan pandangan antara Polandia dan Indonesia, terutama soal kedaulatan, kemerdekaan, dan pembangunan masa depan bangsa.
“Mungkin itu sebabnya Polandia menjadi negara istimewa bagi Indonesia karena memiliki pandangan serupa terkait kedaulatan, kemerdekaan, dan pembangunan masa depan bangsa,” jelasnya.
Acara yang berlangsung di Jakarta itu juga dihadiri para diplomat dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Turki, menandai eratnya hubungan diplomatik yang terjalin.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pengusaha LPG Bandung Tempuh Damai dengan Pelapor, Proses Hukum Dihentikan Lewat Restorative Justice
Timnas U-17 Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Usai Dikalahkan Jepang 3-1
Xi Peringati 55 Tahun Diplomasi Pingpong China-AS, Serukan Kerja Sama di Tengah Agenda Global 2026
Nadiem Dinilai Lakukan Maladministrasi dalam Digitalisasi Pendidikan, Sidang Korupsi Chromebook Masuki Babak Tuntutan