PARADAPOS.COM - Pengelola Masjid Istiqlal memastikan tidak akan membagikan daging kurban kepada individu atau perorangan pada Iduladha tahun ini. Kebijakan ini diambil semata-mata untuk mengantisipasi kerumunan massa di area masjid. Sebagai gantinya, distribusi daging kurban akan disalurkan secara kolektif melalui perwakilan yayasan, lembaga keagamaan, dan kelurahan di sekitar Jakarta. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Kabag Umum dan SDM Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) yang juga merangkap sebagai Sekretaris Panitia Iduladha, Irsyad, di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.
Mekanisme Distribusi Berbasis Proposal
Irsyad menjelaskan bahwa sistem distribusi daging kurban tahun ini dilakukan secara kolektif dan berbasis pengajuan proposal. Pihaknya tidak akan melayani pengambilan langsung oleh perorangan di lokasi masjid.
“Pembagiannya nanti itu lewat perwakilan yayasan-yayasan. Jadi tidak harus orang kumpul di Istiqlal,” ujar Irsyad.
Para pengurus yayasan, lembaga keagamaan, maupun perwakilan dari kelurahan di sekitar Jakarta sudah bisa mendaftarkan proposal mereka kepada panitia. Seluruh proposal yang masuk akan melalui proses seleksi ketat untuk menyesuaikan dengan ketersediaan produksi daging kurban.
Seleksi dan Pengumuman
Proses seleksi ini menjadi kunci agar distribusi berjalan merata dan tepat sasaran. Panitia akan mengumumkan kepastian penerima daging kurban satu hari sebelum hari H penyembelihan.
Melalui sistem ini, perwakilan lembaga atau yayasan yang lolos seleksi akan diundang secara khusus untuk mengambil jatah daging kurban. Mereka kemudian bertugas menyalurkan daging tersebut langsung ke permukiman warga, sehingga tidak ada lagi warga yang harus datang berbondong-bondong ke Masjid Istiqlal.
“Kita per grup aja, per yayasan. Tapi harus terhimpun ya, enggak bisa perorangan yang hadir di sini,” tutur Irsyad menegaskan.
Suasana di sekitar Masjid Istiqlal sendiri tampak mulai sibuk dengan persiapan logistik. Beberapa petugas terlihat sibuk menata area yang akan digunakan untuk proses penyembelihan, sementara panitia terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran acara. Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketertiban dan keamanan selama proses ibadah kurban berlangsung.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Lebih dari 100 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tunaikan Dam, Kemenhaj Catat 71 Ribu Bayar Lewat Program ADAHI
Persija Jakarta Resmi Gunakan Bus Listrik Hyundai, Klub Indonesia Pertama yang Pakai Armada Ramah Lingkungan
BMKG Catat 2.278 Gempa Bumi Guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara Sepanjang April 2026
Pemerintah Kota Makassar Rilis Jadwal Salat dan Buka Puasa 21 Mei 2026, Magrib Pukul 17.58 Wita