Calon Haji NTB Meninggal di Arab Saudi, Dua Jemaah Kloter 11 Dirawat Intensif

- Rabu, 20 Mei 2026 | 13:25 WIB
Calon Haji NTB Meninggal di Arab Saudi, Dua Jemaah Kloter 11 Dirawat Intensif
PARADAPOS.COM - Seorang calon haji asal Nusa Tenggara Barat dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, Arab Saudi, pada Selasa, 19 Mei 2026. Jemaah bernama Muhammad Dowasi, warga Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, merupakan bagian dari Kelompok Terbang (Kloter) 11 Embarkasi Lombok. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Lalu Muhamad Amin, berdasarkan laporan yang diterima dari ketua kloter setempat.

Kondisi Jemaah Haji Embarkasi Lombok

Dari total 393 orang dalam Kloter 11, petugas mencatat adanya beberapa kasus yang memerlukan penanganan medis. Selain satu jemaah yang wafat, satu orang lainnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit King Faisal. Sementara itu, dua jemaah lainnya masih dalam masa pemulihan di kamar hotel mereka. “Informasi ini diterima dari laporan ketua kloter. Dari 393 orang, dua tanazul ke Kloter 11, satu orang meninggal, satu orang dirawat RS King Faisal dan dua orang dalam perawatan di kamar hotel,” ujar Lalu Muhamad Amin. Laporan yang dihimpun dari ketua kloter 1 hingga 15 menunjukkan bahwa sejumlah jemaah lainnya juga harus berobat. Mereka dirujuk ke rumah sakit yang sama karena menderita berbagai keluhan kesehatan.

Penyakit yang Diderita Jemaah

Cuaca ekstrem di Arab Saudi menjadi faktor utama yang memengaruhi kondisi fisik para jemaah. Suhu udara di Makkah tercatat mencapai 47 derajat Celcius. Akibatnya, keluhan kesehatan yang dominan muncul adalah batuk, pilek, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), demam, hingga sesak napas. “Bahkan satu orang dari kloter 1 harus dirujuk ke Rumah Sakit King Faisal untuk dioperasi pemasangan ring,” jelas Lalu. Kasus ini menunjukkan bahwa tekanan fisik akibat cuaca panas tidak bisa dianggap remeh, terutama bagi jemaah lanjut usia atau mereka yang memiliki riwayat penyakit bawaan.

Antisipasi Petugas di Tengah Cuaca Panas

Meskipun secara umum kondisi jemaah dinilai cukup baik, petugas tidak lengah. Langkah-langkah antisipatif terus dilakukan untuk mencegah bertambahnya jumlah jemaah yang jatuh sakit. Edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) gencar disosialisasikan. Jemaah diimbau untuk rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker saat beraktivitas di luar, memastikan istirahat yang cukup, dan memperbanyak minum air putih. Langkah sederhana ini diyakini mampu menekan risiko gangguan kesehatan selama menjalani rangkaian ibadah.

Data Jemaah Embarkasi Lombok

Seluruh calon haji dari Embarkasi Lombok, NTB, saat ini telah tiba di Arab Saudi. Total keseluruhan jemaah mencapai 5.804 orang yang terbagi dalam 15 kloter. Selain itu, terdapat 60 petugas yang mendampingi mereka selama di Tanah Suci. “Total calon Embarkasi Lombok mencapai 5.864 orang, terdiri dari 5.804 jemaah dan 60 petugas,” ungkapnya. Angka ini menunjukkan skala besar pergerakan jemaah dari wilayah NTB, yang tentu membutuhkan koordinasi ketat antara petugas kloter, tenaga kesehatan, dan pihak terkait lainnya demi kelancaran ibadah haji tahun ini.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar