PARADAPOS.COM - Otoritas kesehatan Thailand meminta masyarakat tidak panik menyusul lonjakan kasus Covid-19 di Singapura. Departemen Pengendalian Penyakit Thailand (DDC) pada Minggu, 24 Mei 2026, mengonfirmasi bahwa varian NB.1.8.1 yang menjadi perhatian di Singapura sebenarnya sudah beredar di Thailand dan kini menjadi strain dominan. Sepanjang 1 Januari hingga 23 Mei 2026, Thailand mencatat 3.642 kasus kumulatif Covid-19 dan satu kematian. Kelompok usia 30 hingga 35 tahun menjadi pasien terbanyak tahun ini, disusul usia 60 tahun ke atas dan 20 hingga 29 tahun.
Varian Dominan dan Kondisi Terkini
Direktur Jenderal DDC, Dr. Montien Kanasawat, mengungkapkan bahwa jumlah kasus memang meningkat dalam sebulan terakhir. Namun, ia menekankan bahwa angka tersebut masih berada di bawah rata-rata lima tahun terakhir. Pemerintah Thailand saat ini memperlakukan Covid-19 sebagai penyakit endemik atau penyakit menular musiman. Otoritas kesehatan menilai situasi masih dapat dikendalikan meski ada peningkatan kasus.
Karakteristik Varian NB.1.8.1
Dr. Montien menjelaskan bahwa varian NB.1.8.1 lebih mudah menular dan lebih mampu menghindari imunitas tubuh. “Meski demikian, hingga kini belum ada bukti bahwa varian tersebut menyebabkan gejala yang lebih parah,” ujarnya.
Langkah Pencegahan yang Disarankan
DDC mengimbau masyarakat tetap menerapkan langkah pencegahan seperti mencuci tangan secara rutin, memakai masker di tempat ramai, serta menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Masyarakat juga diminta menghindari kontak dekat dengan orang yang mengalami gejala gangguan pernapasan. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan, bukan kepanikan.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Puasa Tarwiyah 8 Zulhijah, Ini Amalan Sunah yang Dianjurkan
Kaka Amrullah Ronaldo Messi Debut di Laga Pamungkas Liga Super Indonesia 2025/2026
Dua Lubang Besar di Tembok Pembatas Rel Klender Diduga Jadi Akses Ilegal Pelaku Tawuran
Fraksi Perindo Apresiasi Penghargaan Creative Financing Pemkab Lombok Barat, Ingatkan Agar Tak Cepat Puas