Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Berstandar Internasional di Bandung

- Kamis, 09 Juli 2026 | 15:50 WIB
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Berstandar Internasional di Bandung
PARADAPOS.COM - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Barat II di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Sekolah ini dirancang sebagai lingkungan belajar yang nyaman, lengkap dengan fasilitas berstandar internasional, dan berada di kawasan dataran tinggi berudara sejuk. Proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas serta investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia Indonesia.

Lingkungan Belajar yang Sejuk dan Nyaman

Berada di dataran tinggi, SR Kabupaten Bandung menawarkan udara yang relatif sejuk. Kondisi ini sengaja dipilih untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi para siswa. Tidak hanya itu, sekolah ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendidikan berstandar internasional. Semua itu dirancang untuk mendukung proses belajar mengajar secara optimal. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan SR adalah wujud nyata dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan,” kata Menteri Dody.

Aksesibilitas Strategis dan Infrastruktur Tangguh

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat, Tomi Hendratno, menjelaskan bahwa lokasi sekolah sangat strategis. Dari segi akses, SR Kabupaten Bandung hanya berjarak sekitar 10 menit dari Gerbang Tol Soreang. Lokasinya juga dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bandung. “Dari sisi aksesibilitas, lokasinya cukup dekat dengan Gerbang Tol Soreang, sekitar 10 menit. Kemudian dekat juga dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bandung. Untuk iklimnya atau suhunya juga relatif dingin dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Tomi. Selain kenyamanan, Kementerian PU juga mendesain kawasan sekolah agar tangguh menghadapi cuaca. Mengingat lokasinya berada di daerah dengan curah hujan tinggi, sistem drainase terpadu telah dipasang. Langkah ini untuk mencegah genangan air dan banjir. Tomi menambahkan, “Salah satu kelebihan Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung ini adalah kami membangun 3 kolam retensi di area site untuk mengendalikan banjir ketika curah hujan cukup tinggi, sehingga air dari sistem drainase kawasan tidak meluap ke permukiman warga.”

Kapasitas Kolam Retensi

Ketiga kolam retensi tersebut memiliki ukuran yang bervariasi. Masing-masing luasnya sekitar 620 meter persegi, 710 meter persegi, dan 240 meter persegi. Kapasitas tampungnya pun berbeda, berturut-turut mencapai 1.550 meter kubik, 1.775 meter kubik, dan 600 meter kubik. Kehadiran infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya Kementerian PU dalam menghadirkan kawasan pendidikan yang aman, nyaman, dan adaptif terhadap kondisi lingkungan. Dengan begitu, proses belajar mengajar diharapkan berjalan tanpa hambatan, baik dari segi cuaca maupun akses.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar