PARADAPOS.COM - Seorang anggota diaspora Indonesia di Prancis, Ida Digong, menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pejuang modern yang memiliki etos kerja tinggi dan tidak mengenal lelah. Pernyataan itu disampaikan Ida usai melaksanakan salat Iduladha 1447 H bersama Presiden Prabowo di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu (27/5). Dalam kesempatan tersebut, Ida menekankan bahwa karakter tegas dan disiplin yang dimiliki Prabowo merupakan elemen penting untuk membawa Indonesia menuju kemajuan.
Kesan Langsung dari Seorang Diaspora
Ida Digong, yang telah lama menetap di Prancis, mengaku terkesan dengan energi yang dipancarkan Presiden Prabowo. Menurutnya, di tengah padatnya agenda internasional, semangat Presiden tidak pernah surut.
“Sosok Prabowo bagi saya, dia itu keras. Karena harus ada orang yang bisa disiplin, mengarahkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ketegasan tersebut justru menjadi contoh nyata bagi banyak orang. Ida menyoroti bagaimana Presiden Prabowo tetap menunjukkan wajah berseri dan penuh semangat meskipun harus menjalani perjalanan panjang ke Eropa.
“Jadi dia memberi contoh. Dia itu kerja keras banget, enggak kenal capek. Padahal perjalanan itu kan enggak gampang kalau ke Eropa,” katanya.
Harapan untuk Indonesia Emas 2045
Di tengah obrolan santai usai ibadah, Ida mengungkapkan kekagumannya yang mendalam. Ia melihat Presiden Prabowo sebagai representasi dari semangat juang yang dulu dimiliki para pendiri bangsa.
“Dia itu wajahnya selalu berseri. Memancarkan bahwa dia itu semangat 45. Pejuang yang benar-benar pahlawan modern,” tuturnya.
Ida pun menyuarakan optimismenya terhadap masa depan Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo. Ia meyakini cita-cita Indonesia Emas 2045 bukan sekadar wacana.
“Harapan kita Indonesia Jaya 2045 akan tercapai berkat Prabowo,” ujarnya penuh keyakinan.
Komitmen Diaspora untuk Negeri
Tak hanya memberikan dukungan moral, Ida menegaskan bahwa komunitas diaspora Indonesia di Prancis siap berkontribusi secara nyata. Fokus utama mereka adalah mempromosikan potensi Indonesia di kancah internasional, khususnya di sektor pertanian dan kopi.
“Jadi kita Insyaallah dari diaspora di Perancis akan membantu juga. Saya cinta petani di Indonesia ya. Karena petani kita juga canggih sekarang,” ungkapnya.
Ida mengelola sebuah yayasan pertanian bernama Alko Cafe Blockchain yang membina para petani di Indonesia. Melalui yayasan ini, ia aktif mengikuti berbagai pameran internasional di Eropa untuk memperkenalkan produk-produk unggulan tanah air.
“Saya punya yayasan pertanian di Indonesia dengan Alko Cafe Blockchain. Insyaallah saya akan keliling Eropa demi petani kopi Indonesia,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa kualitas kopi Indonesia sudah diakui dunia dan layak untuk terus dipromosikan.
“Karena kopi Indonesia nomor satu di dunia. Terima kasih Pak Prabowo untuk segala hal tentang petani,” katanya.
Apresiasi untuk Diplomasi Global
Selain soal pertanian, Ida juga memberikan apresiasi terhadap langkah Presiden Prabowo dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis. Menurutnya, kemampuan diplomasi yang dimiliki Presiden menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di mata dunia. Ida berharap sinergi antara diaspora dan pemerintah dapat terus terjalin erat untuk memajukan bangsa.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KBBI Tegaskan Penulisan Baku Zulhijah, Bukan Dzulhijah
MK Tegaskan Sanksi Gugurkan Partai yang Abaikan Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Rupiah Terperosok ke Rp17.855 per Dolar AS, Dipicu Serangan Militer AS ke Iran
Pimpinan Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Kekerasan Seksual terhadap Santriwati