BKN dan KemenPANRB Bantah Jadwal Seleksi CPNS 2026 yang Beredar di Medsos, Tegaskan Itu Hoaks

- Kamis, 04 Juni 2026 | 22:00 WIB
BKN dan KemenPANRB Bantah Jadwal Seleksi CPNS 2026 yang Beredar di Medsos, Tegaskan Itu Hoaks

PARADAPOS.COM - Jakarta, 4 Juni 2026. Informasi yang menyebutkan seleksi CPNS 2026 untuk jalur sekolah kedinasan dan pelamar umum akan digelar pada Juni 2026 dipastikan hoaks. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrullah dan Deputi SDM Aparatur KemenPANRB Aba Subagja secara terpisah membantah kabar tersebut dan mengimbau masyarakat tidak menyebarkannya.

Dalam beberapa hari terakhir, media sosial diramaikan oleh unggahan yang mengklaim timeline pelaksanaan seleksi CPNS 2026. Informasi itu langsung menjadi perbincangan hangat, terutama di kalangan lulusan SMA/SMK/MA yang tengah menanti kepastian pendaftaran. Tak hanya itu, pelamar umum dari berbagai latar belakang—mulai dari fresh graduate, karyawan, hingga ASN PPPK dan PPPK paruh waktu—juga ikut memburu informasi tersebut. Banyak di antara mereka yang terkecoh karena unggahan itu turut menyertakan tautan yang mengarah ke situs Badan Kepegawaian Negara (BKN).

BKN Bantah Terlibat dalam Penyebaran Informasi

Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah merilis jadwal seleksi CPNS 2026 kepada publik. Ia menyebut informasi yang beredar luas di media sosial itu tidak benar dan tidak memiliki dasar resmi.

"Hoaks itu. BKN tidak ada sangkut pautnya dalam informasi yang menyebar luas di medsos," kata Prof. Zudan kepada media, Kamis (4/6/2026).

Ia menambahkan, setiap informasi mengenai pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) hanya boleh diumumkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB).

"Setiap pengadaan CASN, yang mengumumkan pasti Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (menPANRB)," ucapnya.

KemenPANRB: Belum Ada Pengumuman Resmi

Dikonfirmasi secara terpisah, Deputi SDM Aparatur KemenPANRB Aba Subagja juga membantah kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa proses seleksi CPNS 2026 belum dimulai pada bulan Juni ini.

"Belum bulan Juni. Ditunggu saja, pastinya kalau ada seleksi akan diumumkan secara resmi," kata Deputi Aba Subagja.

Pernyataan ini sekaligus meluruskan kekeliruan yang sempat beredar di kalangan pelamar. Sebagai catatan, rekrutmen CPNS dari jalur sekolah kedinasan memang kerap dimulai lebih awal dibandingkan pelamar umum. Tahun lalu, misalnya, pengadaan CPNS 2025 dimulai pada rentang Juni hingga Juli. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian jadwal untuk tahun 2026.

Di sisi lain, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa pemerintah tetap membuka rekrutmen dari jalur sekolah kedinasan meskipun ada moratorium untuk pelamar umum. Hal ini kerap menjadi celah spekulasi yang kemudian dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu.

Prof. Zudan pun mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan informasi pengadaan seleksi CPNS 2026 yang nyata-nyata hoaks. Ia menekankan pentingnya merujuk pada sumber resmi dari pemerintah agar tidak terjebak pada kabar yang menyesatkan.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar