PARADAPOS.COM - Kebakaran melanda permukiman warga di sekitar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat pagi, 5 Juni 2026. Insiden ini langsung berdampak pada perjalanan KRL lintas Cikarang-Duri yang mengalami gangguan dan keterlambatan. Akibatnya, penumpang sempat tertahan di sejumlah stasiun, dan proses pemadaman masih berlangsung hingga jalur dinyatakan aman.
Kebakaran di Dekat Rel, Perjalanan Terganggu
Peristiwa kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk yang berada tepat di samping jalur rel kereta. Kondisi ini memaksa KAI Commuter Line untuk menahan sejumlah perjalanan demi faktor keselamatan. Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan api di lokasi kejadian.
Seorang penumpang KRL, Lenyovia Witandari (25), menuturkan pengalamannya saat terjebak dalam antrean perjalanan pagi itu.
“Tadi saya datang dari jam 06.07 WIB, sudah ada kereta Kampung Bandan via Manggarai, tapi masih tertahan, belum jalan,” katanya saat dihubungi, Jumat, 5 Juni 2026.
Penumpang Terlambat, Kepadatan di Stasiun
Gangguan ini menyebabkan sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan cukup panjang. Kepadatan penumpang pun tak terhindarkan di beberapa stasiun, terutama di titik-titik pemberhentian awal seperti Bekasi dan Cakung.
Leny mengaku harus menunggu lebih lama dari biasanya. Ia biasa berangkat pagi-pagi sekali untuk tiba di kantornya di Jakarta Barat tepat waktu.
“Masuk 08.30 WIB, cuman kan di sana pasti macet, makanya jalan pagi. Insya Allah, ga telat, aman. Namanya insiden, kita tidak ada yang tahu,” ucapnya.
Ia juga mendengar pengumuman langsung dari masinis bahwa kereta masih tertahan di Stasiun Bekasi dan Cakung. “Informasi yang diumumkan, saya dengar KRL masih tertahan di Stasiun Bekasi sama Cakung, masinisnya juga tadi jelasin,” ungkapnya.
Permohonan Maaf dan Imbauan dari KAI Commuter Line
Menanggapi insiden ini, KAI Commuter Line menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada para pengguna jasa. Pihak operator menjelaskan bahwa keterlambatan terjadi akibat kebakaran di permukiman warga yang berada di sekitar jalur rel antara Stasiun Tanah Abang dan Duri.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terdapat kelambatan perjalanan Commuter Line di antara Stasiun Tanah Abang-Duri akibat adanya kebakaran di area permukiman warga yang berada di sekitar jalur rel,” tulis keterangan resmi melalui akun media sosial X.
Proses pemadaman masih terus berlangsung. Pihak KAI memastikan operasional kereta di segmen tersebut belum bisa berjalan normal sebelum jalur dinyatakan benar-benar aman.
“Saat ini, proses pemadaman masih berlangsung dan sedang ditangani oleh petugas terkait. Demi menjaga keselamatan bersama, operasional Commuter Line di lokasi tersebut untuk sementara menunggu hingga kondisi jalur dinyatakan aman dan dapat dilalui kembali,” demikian pernyataan resmi dari KAI Commuter Line.
Para pengguna KRL diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Pembaruan informasi di-update seiring dengan perkembangan di lokasi,” tulis keterangan tersebut.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Harga Emas Naik Tipis di Tengah Pelemahan Dolar dan Gencatan Senjata Israel-Lebanon
MAKI Nilai Modus Korupsi Program Makan Bergizi Gratis ‘Amatiran’
Mensos Gus Ipul Peringatkan Koruptor: Tak Kena Sekarang, Pensiun Tetap Dikejar Hukum
Kebakaran Permukiman di Bantaran Rel Picu Keterlambatan Commuter Line Tanah Abang-Duri